Sedimentasi Bendungan Sutami Setahun Capai Satu Juta Kubik
Material endapan di Bendungan Sutami Desa Karangkates Kecamatan Sumberpucung mengancam produksi listrik Perum Jasa Tirta (PJT) I. Setiap tahun PJ T I menargetkan pengerukan sedimen hingga satu juta kubik demi kelancaran produksi listrik. Kerusakan hutan di daerah hulu dituding menjadi penyebab sedimentasi.
Kabag Hukum dan Humas Perum Jasa Tirta I (PJT I) Wahyu Dutonoto, SH mengatakan kerusakan itu terjadi di hulu dua sungai pemasok utama air bendungan. Sungai Lesti yang berada di pegunungan Semeru dan Sungai Brantas yang berhulu di Gunung Arjuna. Kedua sungai besar itu mengirim material endapan akibat hutan-hutan yang gundul.

Kerusakan hutan di daerah hulu dituding menjadi penyebab sedimentasi Bendungan Sutami (flickr/Adi Setiawan)
“Pengerukan sedimen kita fokuskan di sekitar pintu air, ini demi menjaga kuantitas bendungan. Dengan pengerukan rutin, sejauh ini produksi listrik tidak terpengaruh,” ujar Wahyu Dutonoto kepada Malang Post.
Ratusan juta kubik air di tubuh Bendungan Sutami menggerakkan pembangkit listrik dengan daya mencapai 400 juta kWh/tahun. Sedangkan pasokan air ke turbin bendungan itu amat dipengaruhi kelancaran pintu air. Selain mengeruk sedimen di pintu air, secara berkala PJT I juga melakukan pemantauan kualitas air.
“Kuantitas bendungan berhubungan dengan produksi listrik, kualitas bendungan berhubungan dengan kondisi air bendungan Sutami. Secara rutin kita melakukan pemeriksaan kualitas air,” imbuh Wahyu.
Selain menjadi pemasok listrik Jawa Bali, Bendungan Sutami juga berfungsi menjadi penyedia air irigasi 24 m³/dt pada musim kemarau untuk lahan seluas 34.000 ha. Dari sisi elevasi (tinggi permukaan air), menurut Wahyu masih sesuai dengan pola yang ditetapkan. Dari tinggi puncak 279 meter, saat ini pola elevasi masih bertahan pada angka 272.50 meter.
“Masih aman, kita selalu siagakan tim piket banjir, secara non teknis juga ada alat khusus pemberi warning,” pungkasnya.(ary/eno/malangpost)
Keywords: Bendungan Sutami, hutan, Jasa Tirta, lingkungan, Sumberpucung- Berita Lainnya :
- Banjir Mengancam 22 Desa di Kabupaten
- Potensi Wisata Pemandian Sumberringin di Tumpang
- 300 Penambang Tak Berijin
- Diusir Pemilik Lahan Sekolahan, 195 siswa SDN Sumberkerto 1 telantar
- Berkat Tukar Guling Pemkab-Perhutani, Aset Tanah Kota Batu Bertambah
- Aspal Runway 17 Bolong, Jadwal Penerbangan Terganggu
- Penderita Tipes dan Influenza di Kabupaten Malang Meningkat

















Leave your response!