Home » Kota Malang

Clothing Malang Diproduksi di Bandung

18 Mei 2009 No Comment

Perkembangan bisnis clothing di Malang ternyata masih belum dibarengi dengan teknologi produksi yang memadai. Terbukti clothing besar masih melakukan produksi di Kota Bandung yang merupakan kiblat clothing di Indonesia.

Owner Redsyif Clothing, Sata Adinegara mengatakan, ada dua alasan yang membuat clothing di Kota Malang memilih melakukan produksi di Kota Bandung, yakni karena faktor kualitas dan harga yang lebih murah. Kualitas produksi di Bandung lebih bagus karena mereka memiliki teknologi produksi yang jauh lebih canggih daripada di Kota Malang.

“Di sana, peralatan sablonnya lebih lengkap dan canggih. Sehingga berbagai desain yang kita inginkan bisa dihasilkan dengan sempurna. Sehingga kualitasnya pun bisa bersaing,” ungkap Sata pada Malang Post.

Di Kota Malang sendiri sebenarnya ada beberapa perusahaan yang memiliki alat sablon canggih. Tetapi jumlahnya terbatas dan biaya produksinya jauh lebih mahal, yakni sekitar 25 persen lebih mahal dibanding Bandung. Selain itu, cat sablon untuk produksi Bandung sangat lengkap dan ada beberapa yang merupakan barang impor.

Tak hanya produksi saja yang lebih baik, kualitas kain dari Bandung juga jauh lebih unggul dibanding Malang. Finishing kain kaos, baik itu jenis combat maupun kadet lebih sempurna, sedangkan di Malang kurang bagus.

“Order yang kita ajukan biasanya satu bulan sekali. Untuk desain kami kirim via email. Satu minggu kemudian mereka akan mengirimkan contoh produk. Kalau sudah seperti yang kita inginkan, akan diproduksi sesuai pesanan,” sambungnya.

Sayangnya, lanjut Sata, untuk melakukan produksi di kota kembang itu, pihak clothing Malang diberi batas minimal order, yakni 10 desain. Masing-masing desain yang dipesan jumlahnya minimal 4 lusin. Kalau pemesanan kurang dari itu, clothing Malang tidak akan dilayani.

“Untuk produksi dalam jumlah kecil, lebih banyak ditangani di Kota Malang sendiri karena Bandung tidak menerimanya,” pungkas pria yang tinggal di Jl Laksamana Martadinata itu. (nda/lim/malangpost)

Keywords: , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar