Lucunya Lomba Balap Bayi Di Araya
Ada nuansa yang berbeda di hall Plaza Araya siang kemarin. Jika biasanya di hari Minggu, hall plaza selalu dipenuhi oleh pengunjung berusia remaja dan dewasa yang menghabiskan akhir pekan, kemarin hall plaza justru dipadati oleh puluhan bayi imut nan menggemaskan.
Bayi-bayi lucu ini berkumpul di pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Blimbing tersebut, karena sedang mempersiapkan diri mengikuti lomba merangkak. Dengan didampingi orang tua masing-masing, mereka akan menghadapi kompetisi pertama dalam hidup mereka.

Lomba bayi merangkak yang digelar di Plaza Araya ini berlangsung meriah
Lomba bayi merangkak yang digelar dalam rangkaian Festival Anak Lucu 2009 ini berlangsung meriah. Kehebohan yang terjadi bukan berasal dari para peserta, tetapi justru karena teriakan para orang tua yang mendampingi mereka yang memberikan suntikan semangat agar sampai ke garis finish terlebih dahulu.
Tingkah polah orang tua pada saat menyemangati buah hatinya, juga lucu. Ada yang menarik perhatian si bayi dengan boneka kesayangan agar segera sampai di garis finis, dan ada juga yang memberikan susu sebagai iming-iming.
Seperti orang tuanya, bayi-bayi imut ini juga tak kalah lucunya saat lomba berlangsung. Bukannya segera mencapai garis finis, tetapi bayi-bayi ini justru terdiam di garis start.
Kebanyakan mereka malah bingung karena melihat suasana yang ramai. Bahkan ada juga bayi yang menangis karena ketakutan melihat sekelilingnya yang padat.
Yang tak kalah lucunya, bayi bernama Alvina yang sudah berada 30 cm di depan garis finish, justru berhenti dan tidak melanjutkan perjuangannya mencapai garis finish. Tak lama, ia malah berbalik dan kembali ke garis start. Aksi innocent bayi berbaju putih ini mengundang gelak tawa para penonton.
Ibu salah satu peserta, Rahma Widyawati mengatakan, lomba merangkak ini tak hanya menjadi hiburan bagi buah hatinya. Tapi juga menjadi motivasi bagi dirinya untuk melatih anaknya agar memiliki kemampuan merangkak yang baik serta mengawasi pertumbuhan buah hatinya.
‘’Dengan adanya kompetisi semacam ini, maka ibu-ibu dituntut untuk memberikan yang terbaik bagi anaknya. Sehingga pada saat lomba berlangsung, anak mereka bisa memiliki kecerdasan di atas teman-teman sebayanya,’’ ujar Rahma setelah mendampingi anaknya berlomba. (nda/avi/malangpost)
Keywords: Araya, bayi, lomba- Berita Lainnya :
- Pasar Batu Akik di Jalan Majapahit Tetap Eksis Puluhan Tahun
- Lima Reklame Besar Dibongkar Satpol PP
- Tingkat Persaingan CPNS Teknis 1:41, Guru 1:15
- KPPU Sinyalir Malang Berpotensi Pelanggaran Tender
- Kisah 'Kiamat' 2012 Difilmkan, Raup Penghasilan Rp 2 Triliun
- Penghuni Wisma Tumapel Resah, Rektor Buka Komunikasi
- Developmentalisme itu Bohong Besar

















Leave your response!