Waspadai Bendungan Karangkates
Jebolnya tanggul Situ Gintung Ciputat, memaksa Perum Jasa Tirta I (PJT I) meningkatkan kewaspadaan terhadap bendungan dan cek dam di wilayah kerjanya. Bendungan Sutami yang lebih populer sebagai bendungan Karangkates di Kecamatan Sumberpucung, menjadi prioritas utama pengawasan PJT I. Pasalnya, Bendungan Sutami merupakan bangunan tertua dari belasan bendungan yang diawasi PJT I.
Selain menyandang predikat tertua, kekhawatiran muncul karena tingkat sedimentasi di bendungan Karangkates dinilai sangat tinggi. Menurut Kepala Bagian Hukum dan Humas Perum Jasa Tirta I Wahyu Dutonoto, parahnya sedimentasi disebabkan hutan daerah hulu yang dibabat habis. Termasuk kemunculan karamba-karamba di tubuh bendungan Karangkates bak jamur di hamparan merang. 
‘’Kita tingkatkan kewaspadaan, karena kasus itu (Situ Gintung) Presiden pasti memberikan instruksi demikian,’’ aku Wahyu Dutonoto saat dihubungi Malang Post.
Daya tampung bendungan Karangkates memang dikurangi oleh tingginya sedimentasi. Padahal, curah hujan sampai akhir bulan Maret ini masih cukup signifikan. Wahyu Dutonoto tidak tahu pasti besarnya sedimentasi di Karangkates, yang pasti PJT I terus melakukan pengerukan. ‘’Kewaspadaan di Karangkates lebih, bendungan itu yang paling diutamakan,’’ ujarnya.
Berdasarkan data PJT I, tingkat elevasi (tinggi permukaan air) bendungan Karangkates makin naik hingga diatas normal. Sesuai pemantauan Februari lalu, mulai ada kenaikan elevasi diatas pola yang ditetapkan.
Dekade ke III bulan sesuai pola elevasi tinggi permukaan air harusnya 268 Mdpl (meter diatas permukaan laut). Namun ternyata menembus 271.16 Mdpl, dan hanya menurun 270.36 Mdpl pada dekade I bulan Maret.
‘’Kewaspadaan juga terhadap gempa, untuk itu kita selalu kerjasama dengan BMG,’’ imbuh Wahyu, sapaan akrabnya.
Menurut Wahyu, dari belasan bendungan yang paling diwaspadai, dua tiga diantaranya ada di wilayah Malang Raya. Yakni bendungan Karangkates, bendungan Lahor dan bendungan Selorejo. Sedangkan kewaspadaan serupa juga merambah hingga bendungan Wonorejo di Tulungagung.
‘’Kita evaluasi lagi dan ada peningkatan pemeliharaan, setiap hari ada pemantauan kondisi bendungan,’’ kata dia.
Sedangkan bendungan lain yang masuk dalam pengawasan PJT I ada sekitar 6 bendungan. Antara lain Wlingi Raya (Blitar), Lodoyo (Blitar), Mrican (Kediri), Lengkong (Mojokerto), Gunung Sari (Jagir Wonokromo) dan Colo (Jawa Tengah). Serta ratusan Cek Dam yang tersebar di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. (ary/avi/malangpost)
Keywords: Bendungan Sutami, irigasi, Karangkates, Sumberpucung- Berita Lainnya :
- Banjir Mengancam 22 Desa di Kabupaten
- Potensi Wisata Pemandian Sumberringin di Tumpang
- 300 Penambang Tak Berijin
- Diusir Pemilik Lahan Sekolahan, 195 siswa SDN Sumberkerto 1 telantar
- Berkat Tukar Guling Pemkab-Perhutani, Aset Tanah Kota Batu Bertambah
- Aspal Runway 17 Bolong, Jadwal Penerbangan Terganggu
- Penderita Tipes dan Influenza di Kabupaten Malang Meningkat















Leave your response!