Festival Seni Budaya Pelajar Malang Raya di MOG
Ratusan pelajar Malang Raya kemarin meramaikan pembukaan Festival Seni dan Budaya yang digelar Dinas Pendidikan Kota Malang di MOG (Malang Olympic Garden). Mereka tidak hanya berkompetisi dalam lomba mewarna, melukis, dan membuat patung, tetapi juga unjuk kebolehan hasil kreasi sekolah dalam bentuk pameran. Sayangnya, sekolah swasta tak banyak terlibat dalam even ini.
Di antara peserta, SMKN 7 mengusung keunggulan program keahlian desain dan garmen. Di stan sekolah itu, dipajang busana hasil rancangan siswa. Termasuk busana pesta bertema Dazzling Party Gowns khusus kaum remaja. Karena dikhususkan bagi anak muda, desain busana pesta untuk siang hari itu lebih cerah dengan dominasi full colour. “Busana ini sudah kami ujikan dalam uji kompetensi siswa beberapa waktu lalu,” ujar Kiki Puspitasari, salah satu siswa yang juga mengenakan busana pesta.

Lomba mewarnai kemarin diikuti sedikitnya 425 siswa-siswi TK. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)
Tak mau kalah dengan stan SMKN 7, beberapa SMK negeri dan swasta Kota Malang serta kabupaten Malang menampilkan karya terbaik plus promosi keahlian sekolah. Misalnya yang dilakukan SMKN 2 Turen. SMKN yang lebih terkenal sebagai SMK kelautan itu mengusung perlengkapan rescue atau penyelamatan. Ada satu perahu karet yang dilengkapi sinyal bahaya beragam bentuk.
Bimo Hadiyuwono -sekretaris panitia festival itu- mengatakan, acara tersebut akan berlangsung sampai 15 Maret. “Banyak sekali kesenian dan kebudayaan yang dilombakan. Tadi (kemarin) hanya fokus pada lomba gambar dan patung. Itu pun pesertanya 500 lebih,” beber dia.
Selain lomba gambar dan membuat patung, beberapa perlombaan lain adalah lomba kidung jula-juli, tari remaja, dan tetembangan. Pameran produk pelajar dan UKM (usaha kecil menengah) serta lukisan para guru juga mewarnai kegiatan ini. “Ada tiga tujuan dari acara ini. Pertama sebagai ajang menguji bakat siswa, kedua mengenalkan produksi UKM, dan ketiga promosi SMK,” ungkapnya.
Karena itu, dari sekolah-sekolah di Malang Raya, yang paling banyak terlibat adalah SMK. Seluruh 12 SMKN Kota Malang turut serta. Begitu juga 10 SMAN. Sedangkan SMK swasta yang bergabung hanya SMK PGRI 3 dan SMK Corjesu. Dari Kabupaten Malang, hanya ada SMKN 2 Turen. (nen/yn/radarmalang)
Keywords: budaya, Disdik, kesenian, lomba, MOG- Berita Lainnya :
- Pasar Batu Akik di Jalan Majapahit Tetap Eksis Puluhan Tahun
- Lima Reklame Besar Dibongkar Satpol PP
- Tingkat Persaingan CPNS Teknis 1:41, Guru 1:15
- KPPU Sinyalir Malang Berpotensi Pelanggaran Tender
- Dukung FFI, PHRI Diskon Tarif Hotel 50%
- NUN Jadi Syarat Masuk PTN, Unas Makin Ketat
- Kisah 'Kiamat' 2012 Difilmkan, Raup Penghasilan Rp 2 Triliun

















Leave your response!