Home » Kota Malang

Ketat di Landungsari, Tertib di Gadang

7 Maret 2009 No Comment

Dinas Perhubungan Kota Malang tak kekurangan akal menghadapi sopir-sopir angkutan yang melarikan diri dari operasi penertiban. Jika di hari sebelumnya para sopir yang berada di Terminal bayangan Landungsari bisa menghindari penertiban karena sudah mendengar informasi sebelumnya, maka kemarin mereka tidak bisa lolos lagi. Bahkan petugas gabungan pun berjaga ketat di sepanjang Jalan sebelum dan menuju Terminal Landungsari.

Sementara itu, suasana di Terminal Gadang relatif semakin tertib. Tidak ada lagi angkot yang mangkal di luar Terminal Gadang. Hanya persoalan traffic light yang belum berfungsi yang menghambat program pengalihan jalur tengah ke selatan tertunda lagi.

Semua angkot di Terminal Gadang kini sudah masuk ke dalam Terminal sehingga tidak ada lagi terminal Bayangan. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Semua angkot di Terminal Gadang kini sudah masuk ke dalam Terminal sehingga tidak ada lagi terminal Bayangan. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Karena operasi penertiban yang digelar Rabu (4/3) lalu bocor, maka secara diam-diam, Dishub mengagendakan jadwal operasi penertiban susulan di Terminal Landungsari kemarin. Jika sebelumna hanya digelar operasi penghalauan terminal bayangan, maka di hari kedua Dishub meningkatkan menjadi penindakan sopir yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat. Karena tidak tahu, banyak sopir angkutan yang kecele dan akhirnya terjaring operasi.

“Rencana ini memang berbeda dengan sebelumnya. Sengaja kami susun seperti ini agar bisa menemukan sopir-sopir yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat pada saat bertugas,” tegas Kabid Pegendalian dan Ketertiban Dishub Kota Malang, Bambang Hadiono pada Malang Post, kemarin.

Rencana ini agaknya membawa hasil. Dari operasi yang dilakukan Dishub bersama jajaran samping dari pihak kepolisian dan TNI, terdapat sekitar 20 sopir yang terkena penindakan. Rata-rata mereka tidak mengantongi surat kelengkapan seperti SIM, STNK, bahkan uji KIR.

Meski cukup banyak sopir yang kedapatan tidak melengkapi dirinya dengan surat-surat tugas, Bambang mengaku operasi kali ini sudah lebih baik dibanding operasi di dua terminal sebelumnya, yakni Terminal Arjosari dan Terminal Gadang. Pasalnya di dua terminal itu, angka penilangan lebih tinggi, yakni dua kali lipat lebih banyak dari angka yang diperoleh di Terminal Landungsari.

“Mungkin ini imbas dari penertiban yang kami lakukan sebelumnya. Karena mendengar banyak sopir ditilang pada saat operasi pertama dan kedua, maka kali ini para sopir sudah banyak yang mulai melengkapi surat-surat mereka. Ini merupakan pertanda positif,” sambungnya.

Sementara itu, minggu depan, Dishub kembali mengagendakan operasi penertiban. Berbeda dengan operasi-operasi sebelumnya, untuk penertiban selanjutnya akan digelar dalam kapasitas yang lebih besar. Pasalnya sasaran Dishub selanjutnya adalah terminal bayangan yang berada di tengah kota. (Redaksi/malangpost)

Keywords: , , , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar