Bersihkan Terminal Bayangan di Gadang
Guna memaksimalkan kesepakatan bersama untuk membersihkan Terminal Gadang dari terminal bayangan yang berlaku efektif mulai hari ini, Dinas Perhubungan Kota Malang akan mengerahkan tim gabungan secara besar-besaran. Tak kurang dari 65 personel akan diterjunkan di Terminal Gadang dan sekitarnya untuk menyapu sopir-sopir yang masih tetap membandel dan tidak mematuhi kesepakatan bersama yang ditandatangani Sabtu (28/2) lalu.
Kabid Pengendalian dan Ketertiban Dishub Kota Malang, Bambang Hadiono mengatakan, personel yang akan bertugas didatangkan dari tiga jajaran sekaligus, yakni Dishub, kepolisian dan TNI. Dari Dishub, sebanyak 25 personel akan bertugas. Dari kepolisian, dalam hal ini Polresta Malang dan Polsek Sukun akan menerjunkan 35 personel. Sedangkan dari jajaran TNI akan menurunkan 5 personelnya.

Hingga kemarin, Terminal Gadang masih belum bersih dari terminal bayangan. (NOER ADINDA ZAENI/MALANG POST)
“Kami akan mengerahkan personel besar-besaran di hari pertama pelaksanaan kesepakatan bersama ini. Baik dari Dishub, kepolisian maupun TNI akan menjalankan tugasnya sesuai dengan kewenangannya masing-masing,†ujar Bambang pada Malang Post kemarin.
Pengerahan personel ini akan dioptimalkan di kawasan depan Terminal Gadang. Mereka akan bertugas di wilayah utara dan selatan hingga jarak 100 meter dari terminal yang bersebelahan dengan Pasar Gadang itu. Sebab kawasan tersebut merupakan kawasan yang sangat rawan digunakan sebagai terminal bayangan oleh para sopir, baik sopir angkot, MPU maupun bus antar kota.
Pengawasan terhadap isi kesepakatan oleh tim gabungan ini menurut Bambang akan terus dilaksanakan selama kurun waktu satu minggu. Ini dilakukan untuk membuat para sopir terbiasa dengan aturan tersebut sekaligus membiasakan masyarakat untuk mau masuk ke dalam terminal jika ingin memanfaatkan jasa angkutan.
“Setelah lewat satu minggu, nantinya yang akan menjalankan tugas ini adalah petugas trantib Terminal Gadang. Dan pengawasan oleh petugas trantib ini akan dilakukan selamanya,†sambungnya.
Selain membersihkan Terminal Gadang dari terminal bayangan, kesepakatan bersama itu juga berisi kewajiban para sopir angkutan untuk melengkapi dirinya dengan surat-surat. Seperti izin trayek, kelayakan jalan, SIM, STNK, dan uji Kir yang masih berlaku. Mereka akan diperiksa satu persatu oleh tim gabungan. Jika diketahui surat-surat yang dibawa tidak lengkap, maka sopir tersebut langsung ditilang.
Sementara itu, terminal bayangan yang akan menjadi sasaran Dishub selanjutnya adalah yang berada di sekitar Terminal Landungsari. Penertiban akan dilakukan Rabu (4/3) mendatang bersama tim gabungan. Penertiban terminal bayangan yang gencar dilakukan sejak pertengahan Februari ini merupakan upaya untuk memaksimalkan fungsi terminal yang selama ini sudah mulai terlantar. (nda/lim) (Adinda Zaeni/malangpost)
Keywords: angkot, Dishub, Gadang, terminal- Berita Lainnya :
- SD Lab UM Tampilkan Operet
- BNI Syariah Gelar Donor Darah
- 64 Rumah di Ciptomulyo Bakal dibongkar PT KAI
- Oneng Sugiarta, Menjadi Langganan Artis Terkenal
- Minim Variasi Serangan, Arema Gagal Raih Kemenangan
- SBMPTN Lengkap dengan Metal Detector
- Club Lamborghini Ikut Ramaikan “Malang AutoFest 2013”
















Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar.
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik
Tinggalkan komentar