Home » Kabupaten Malang, Pendidikan

Kondisi SD-SMP Nelayan di Sendang Biru

4 Januari 2009 No Comment

Di Kabupaten Malang masih banyak sekolah yang berada di daerah terpencil dan kurang mendapat perhatian. Salah satunya di SD-SMP swasta Nelayan di Sendang Biru Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Sekolah satu-satunya yang berada di pesisir pantai Sendangbiru itu serba kekurangan, padahal minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya cukup besar.

Untuk menuju SDS-SMP Nelayan Sendang Biru tidaklah sulit. Lokasi sekolah anak-anak nelayan itu berada di sekitar lokasi wana wisata Pantai Sendang Biru. Jarak sekolah dengan bibir pantai di tempat pelelangan ikan hanya berjarak sekitar 100 meter. Meski berada dilingkungan wisata Sendang Biru tidak sedikit jalan berlubang harus dilalui pengendara untuk sampai di SDS-SMP Nelayan itu. Lokasinya bersebelahan dengan Pos Polisi Airud Sendangbiru.

Ruangan kelas SD-SMP Nelayan Sendangbiru yang juga difungsikan sebagai tempat pertemuan seperti yang digelar kemarin.

Ruangan kelas SD-SMP Nelayan Sendangbiru yang juga difungsikan sebagai tempat pertemuan seperti yang digelar kemarin.

Bangunan sekolahnya terbilang cukup baik dengan cat warna putih ditembok sekolah. Dari depan sekolah sudah tampak empat lokal kelas dengan dua ruang guru dan kepala sekolah. Halaman sekolahnya dibiarkan gersang begitu saja dengan model panggung. Padahal, sekolah itu mulai dari SD sampai dengan SMP, tapi hanya memiliki lokal kelas hanya empat ruang saja. Jumlah muridnya mencapai 350 siswa.

Karena keterbatasan jumlah lokal kelas, mau tidak mau sekolah harus mengatur masuk sekolah siswa SD dan SMP. Untuk siswa SD kelas 2 dan 3 masuk siang hari mulai jam 12.00 WIB sampai 14.45 WIB bersamaan dengan siswa SMP. Agar dapat memenuhi jumlah lokalnya, ruangan guru yang bersebelahan dengan ruang kepala sekolah disulap menjadi kelas, meski ruangannya cukup sempit.

“Secara kurikulum memang jumlah siswa yang diajar tidak sesuai dengan batasan maksimumnya sekitar 32 siswa. Kenyataanya di satu kelas kami isi 33 siswa sampai 57 siswa per kelasnya,” kata Kepala Sekolah SDS-SMP Nelayan, Eko Suwardoyo.

Di Kecamatan Sumbermanjing Wetan ada sekitar 50 sekolah mulai SD-SMA, 99 persen diantaranya sekolah negeri. Hanya SDS-SMP Nelayan yang murni swasta. Sekolah itu didirikan tahun 1995 oleh Yayasan Darul Falah. Awalnya, untuk sekolah MTs. Belakangan berubah menjadi SMP dan SD bagi anak-anak pantai.

Kali pertama, banyak masyarakat yang masih asing dengan sekolah. Tidak jarang masyarakat datang ke sekolah hanya untuk melihat apa yang dilakukan sekolah. Belakangan kesadaran masyarakat untuk menyekolahkan anaknya cukup besar. Hanya saja, hal itu tidak dibarengi dengan keberadaan lokal kelas bagi siswanya yang sudah cukup banyak.

“Kami sudah kali beberapa mengajukan penambahan ruangan untuk kelas. Lagi-lagi tidak ada hasilnya, baik melalui Dinas Pendidikan maupun lainnya. Padahal, saat ini penambahan lokal sangat diperlukan untuk pengembangan sekolah yang lebih baik,” ujarnya.

Pasalnya, SDS-SMP Nelayan menjadi tumpuan satu-satunya pendidikan bagi anak-anak pantai yang ada di Sendangbiru. SDN yang terdekat dari Sendangbiru jaraknya mencapai lima kilometer. Jarak yang cukup jauh bagi anak-anak pesisir pantai untuk mengenyam pendidikan dasar. Mereka berharap ada perhatian dan kepedulian Pemkab Malang terhadap pengembangan kuliatas pendidikan di daerah pesisir. (muhaimin/eno) (Muhaimin/malangpost)

Keywords: , , , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar