Home » Archive

Arsip selama 31 Desember 2008

Kota Malang, Utama »

[31 Des 2008 | No Comment | ]
Status Siaga Jelang Tahun Baru

Sehari menjelang pergantian tahun, Polwil Malang menetapkan status siaga, terkait keamanan di jalan raya. Beberapa titik jalan di Malang Raya pun dinyatakan rawan. Mulai dari rawan padat arus, rawan banjir, rawan kriminalitas, ataupun rawan kecelakaan.
Di Kota Malang sendiri, ada 10 titik jalan raya yang sangat padat arus. Diantaranya, Raden Intan, Jalan Tlogomas, Jalan Gadang, Jalan Ahmad Yani, Jalan Simpang LA Sucipto, Jalan Pasar Besar dan Jalan Merdeka Utara.
‘’Padat arus akan terjadi mulai pukul 19.00. Hampir semua jalan raya akan mengalami kepadatan arus lalulintas. Tapi jalan raya paling …

Jatim, Sorotan »

[31 Des 2008 | No Comment | ]
Balmon Tak Bergeming Pada Putusannya

Harapan masyarakat Malang Raya untuk menikmati siaran TV swasta, pupus sudah. Balai Monitoring (Balmon) tetap akan membekukan siaran 12 TV (local dan nasional) yang mengudara di Malang Raya, sampai pengelola TV bersangkutan memiliki Rekomendasi Kelayakan (RK) dan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP).

Pendidikan »

[31 Des 2008 | No Comment | ]
Eko Marsyahyo, Dosen ITN Penemu Bahan Anti-Peluru dari Serat Pohon Rami

Bahan jaket, helm, atau tank anti peluru biasanya dibuat dari serat Kevlar yang merupakan derivatif dari minyak bumi. Untuk jaket anti-peluru standar Polri dari bahan Aramid. Tetapi, dosen teknik mesin ITN Malang Eko Marsyahyo menemukan bahan lain yang ramah lingkungan, yakni dari serat pohon rami yang banyak tumbuh di Indonesia.
Penampilan Eko yang ditemui Sabtu (27/12) cukup gaul. Mengenakan celana dan jaket jeans warna hitam, Eko mengajak Radar masuk di ruang kerjanya, ITN. Di pojok ruangan, benda-benda eksperimen yang dibuat Eko dipajang. Ada helm dari serat rami. Dia lalu menunjukkan barang-barang …

Kabupaten Malang »

[31 Des 2008 | No Comment | ]

Bebeda dengan Soetrisno, Djakimin memiliki kisah pengalaman lain soal kehidupannya sekarang. Pegiat seni padepokan Sri Margo Utomo yang berdiri sejak 1939 ini sangat kurang beruntung. Penderitaannya makin memprihatinkan akibat komplikasi darah tinggi yang dia derita sejak 15 tahun lalu.
Usia Mbah Min -sapaan akrab Djakimin- sudah sangat senja. Tepat 1 Januari nanti, usianya genap 86 tahun. Meski demikian, semangatnya untuk mempertahankan kesenian tari topeng Malangan tetap membara. Semangat itu dia tunjukkan kepada Radar yang siang kemarin berkunjung ke rumahnya di RT 08 RW 04, Dusun Glagahdowo, Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang.

Indonesia, Pendidikan, Sorotan »

[31 Des 2008 | No Comment | ]
Ujian Nasional SMA/MA/SMK Tunggu Hasil Rapat Rektor PTN

Penggunaan nilai ujian nasional (UN) siswa SMA/MA/SMK sebagai salah satu alat seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tinggal finalisasi. Sesuai rencana, Januari 2009 mendatang, kalangan rektor perguruan tinggi se-Indonesia akan menggelar rapat besar untuk membuat aturan mainnya.

Indonesia, Kota Malang »

[31 Des 2008 | No Comment | ]
2009, Kebaya Tetap Favorit

Keanggunan kebaya dan batik, tak akan lekang dimakan waktu. Sebagai salah satu busana kebanggaan bangsa, eksistensi kebaya dan batik di dunia mode Indonesia selalu abadi.
Bahkan keberadaannya semakin diakui di pentas mode internasional karena memiliki ciri khas dan keindahan yang mampu mencuri perhatian pemerhati dan pecinta fashion.
Di tahun 2009 mendatang, eksistensi kebaya dan batik akan terus berlanjut dan dan tetap menjadi must have item di kalangan masyarakat Indonesia.

Kota Malang »

[31 Des 2008 | No Comment | ]
Pake Kebaya, Senam Lebih Menantang

Gelaran senam di Lapangan Rampal Minggu (28/12) pagi lalu tampak berbeda dari biasanya. Jika di minggu-minggu sebelumnya para peserta mengikuti senam dengan mengenakan pakaian yang sporty, kali ini mereka tampil dengan mengenakan kebaya nan cantik dan anggun. Penampilan berbeda para peserta ini merupakan bagian dari kegiatan untuk memperingati Hari Ibu yang dicetuskan Komunitas Senam Malang Post-Kodim 0833 Kota Malang dengan Daktarin.
Dalam kegiatan yang bertajuk Lomba Senam Kebaya Kreatif ini, tak kurang dari 50 peserta menunjukkan penampilan terbaiknya. Ada yang mengenakan kebaya khas Jawa Timuran, Solo, Madura, bahkan dari Bali.

Musik »

[31 Des 2008 | 3 Comments | ]
Cerita Dari Marlboro Filter Rocks in Orchestra

Perhelatan besar konser musik yang menampilkan band-band rock papan atas yang bertajuk Marlboro Filter Rocks in Orchestra di lapangan Rampal Kota Malang, Sabtu malam lalu, berjalan dengan sukses. Meski sempat diguyur hujan deras, tidak kurang dari 30 ribu pecinta musik rock di Malang raya menjubeli Lapangan Rampal. Bagaimana mempersiapkan even konser sebesar itu di penghujung Tahun 2008 ?
Untuk mempersiapkan konser Marlboro Filter Rocks in Orchestra di Kota Malang, sejak Rabu (24/12) lalu, belasan truk besar yang membawa peralatan konser seperti panggung, sound sistem dan keperluan lainnya sudah tiba di …

Kabupaten Malang »

[31 Des 2008 | No Comment | ]
Catatan Akhir Tahun Pemkab: Sederet Proyek Prestisius Tercoreng Penipuan Perumahan Korpri

Pemerintah Kabupaten memang berhasil merealisasikan sederet proyek prestisius hingga akhir tahun 2008 ini. Lihat saja wajah baru kolam renang Wendit yang berganti nama menjadi Wendit Water Park (WWP), atau dimulainya proyek Jalibar (jalan lintas barat) dan selesainya pembebasan calon lahan perkantoran Pemkab di Kepanjen. Sederet proyek prestisius tersebut tercoreng penipuan perumahan Kopri yang menimpa sekitar 150 PNS Pemkab Malang.
Catatan hitam itu tentu saja, membuat sangsi para PNS Pemkab soal perlindungan korps mereka dari tindakan yang merugikan. Yang lebih fatal, sederet pejabat Pemkab ternyata juga ‘terlibat’ proses perencanaan perumahan Korpri yang …

Kota Batu »

[31 Des 2008 | No Comment | ]
Kurang Promosi, BFF Sepi Pengunjung

Penyelenggaraan Batu Flora Festival (BFF) tahun mendatang harus lebih baik dari tahun ini. Salah satunya harus mampu meningkatkan jumlah pengunjung sehingga even yang bertujuan menarik kunjungan wisatawan itu menjadi lebih ramai lagi.
Sejumlah peserta Batu Flora Festival II yang ditemui secara terpisah sempat mengeluh lantaran kegiatan yang digelar sejak 22 –27 Desember lalu itu kurang dikunjungi wisatawan dan pembeli.