Home » Kabupaten Malang

Pakisaji Bike Community: Dari Enam Menjadi 126

28 Desember 2008 No Comment

Awalnya komunitas Pakisaji Bike Community (PBC) hanya beranggotakan enam orang pehobi sepeda kayuh. Enam bikers ini lantas mengajak sejumlah teman untuk bergabung dengan menghampiri rumah mereka sepanjang lintasan reli yang mereka lewati. Hasilnya hingga saat ini terdaftar sekitar 126 anggota yang memiliki latar belakang pekerjaan dan usia yang berbeda-beda.

Sekitar tahun 2005, Dja’far Fauzi (48) bersama lima orang temannya mulai aktif melakukan kegiatan bersepeda di akhir Minggu. Keinginan tersebut, menurut Dja’far yang tercatat sebagai Sekretaris Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Malang, karena daerah sekitar punggungnya sering pegal akibat bermain bulu tangkis.

”Mungkin karena tidak tau waktu jadi sekitar punggung atas saya sering pegal. Terus saya coba bersepeda. Ternyata getaran dari stang sepeda itu sepertinya membantu proses otot disekitar punggung saya untuk berfungsi secara normal. Jadi lebih enak,” kata Dja’far yang juga ketua PBC ini.

Akhirnya dengan kelima temannya, Dja’far rutin mengajak beberapa teman yang juga hobi sepeda. Setiap Minggu, awalnya PBC menggunakan lapangan Pakisaji sebagai tempat berkumpul dan start awal para anggota yang ingin ikut touring. Namun karena peminatnya yang juga semakin banyak, Camat Pakisaji lantas memberikan fasilitas bagi PBC untuk menggunakan halaman Kantor Kecamatan sebagai tempat mereka berkumpul setiap minggu.

”Ternyata anggota yang kumpul menjadi semakin banyak. Dari yang hanya sekedar hobi lantas ingin ikut dan mendaftar jdai anggota PBC juga di kantor,” ujar Dja’far. Dja’far mengakui, beberapa anggotanya cukup kerasan dalam komunitas karena ringannya persyaratan menjadi anggota PBC. Dikatakan Dja’far, anggota PBC tidak harus membayar iuran rutin mingguan atau bulanan. Patungan untuk konsumsi per minggu pun sifatnya secara sukarela, tergantung masing-masing anggota saja. Syaratnya mereka cukup mendaftar di secretariat PBC di Jalan. Raya Pakisaji 260 Kabupaten Malang.

Anggota bikers PBC pun bervariasi dari latar belakang pekerjaan dan usia. Dari seluruh elemen PNS, TNI, Polisi, Wiraswasta, Ibu rumah tangga hingga anak-anak mewarnai keberagaman keanggotaan PBC.
Sejak terbentuk pada 19 Februari 2005 lalu, beberapa kegiatan telah dilakukan PBC disetiap tahun.
Walaupun komunitas berupa pencinta olahraga mancal, tetapi kegiatan mereka banyak yang bersifat sosial. Saeperti pada ulang tahun pertama di tahun 2006 lalu. PBC melakukan aksi tanma pohon di sejumlah bukit di Kabupaten. Dilanjutkan dengan baksos oleh seluruh anggotanya.

Pada peringatan di tahun kedua, PBC pun mengadakan even mancal bareng bersama sekitar 8000 bikers dari 50 klub bikers di seluruh Jawa Timur. Seusai mancal bareng, PBC tetap melakukan kalender rutin baksos mereka. Saat itu, PBC menyantuni sejumlah yayasan sosial di Kabupaten Malang. Dilanjutkan Dja’far, kalender Baksos akan menjadi kalender rutin yang dilakukan PBC setiap minggunya.

Dilihat dari struktur kepengurusan, PBC juga relatif memiliki struktur yang lengkap dan berfungsi secara normal. Dari divisi humas, hingga klinik sepeda di miliki oleh PBC. Khusus untuk klinik sepeda, anggota dapat mengonsultasikan tentang masalah seputar sepeda mereka langsung dengan montirnya di bengkel milik Dja’far. ”Semuanya kami sediakan untuk anggota. Jika memang ada onderdil yang ingin diganti kami juga bisa membantu untuk mencarikan,” imbuh Dja’afar.(Mp1/eno) (Pipit/malangpost)

Keywords: , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar