Home » Archive

Arsip selama 21 Desember 2008

Kota Malang »

[21 Des 2008 | No Comment | ]
Mengintip Bisnis Layanan ‘Selimut’ Tamu Hotel

Sebenarnya sebelum tahun 2000, bisnis penyaji layanan esek-esek di Malang Raya di luar komplek (sebutan lokalisasi) sudah menjamur. Bahkan, usaha ini sudah dikelola secara profesional. Artinya, germo alias pemilik usaha ini tidak perlu menampung wanita piaraanya di markas mereka, orang awam menyebut bordil. Namun cukup memegang alamat dan telepon serta foto wanita penghiburnya.

Kota Malang »

[21 Des 2008 | No Comment | ]
Orang Gila Beraksi, Jalan A. Yani Macet

NAMANYA orang gila, tidak pernah berpikir perbuatannya akan mengganggu orang lain. Kemarin, sekitar pukul 12.00, di depan Masjid Ahmad Yani, Jalan Kahuripan Malang, seorang gadis nekat menghadang jalan dan menghentikan mobil-mobil yang lewat.

Kota Malang »

[21 Des 2008 | No Comment | ]
Sikap Warga Jl. Semeru Ditentukan Hari Ini

Sikap warga Jl Semeru terhadap keberadaan Wisata Belanja Tugu akan ditentukan hari ini. Jika pelaksanaan kali kedua Wisata Belanja Tugu di Jl Semeru tidak sesuai dengan komitmen, maka bisa dipastikan toleransi yang diberikan warga terhadap keberadaan kawasan wisata ini akan berakhir.
Dikatakan oleh Ketua RW 07 Kel. Kauman, Nur Hadi, pada pelaksanaan yang pertama lalu, warga sekitar Jl Semeru merasa kecewa. Pasalnya Pemkot Malang tidak konsisten dengan janjinya untuk memberikan akses jalan selebar 3-4 meter dan waktu pelaksanaannya yang molor hingga satu jam lebih.

Kota Malang »

[21 Des 2008 | No Comment | ]

Desakan DPRD Kota Malang agar Peraturan Wali Kota (Perwakot) Wisata Belanja Tugu di Jalan Semeru tuntas minggu ini belum bisa dipenuhi oleh Pemkot Malang. Pasalnya pembuatan Perwakot memerlukan waktu yang cukup panjang sebab harus melalui beberapa tahapan.
Kepala Dinas Parinkom Kota Malang, PA Wiyono mengatakan, saat ini proses pembuatan Perwakot masih separo jalan. Draf dari Dinas Parinkom baru selesai dibuat dan baru kemarin diserahkan kepada wali kota untuk diproses lebih lanjut. Baru kemudian diteruskan kepada bagian hukum Pemkot Malang.

Kota Malang »

[21 Des 2008 | No Comment | ]
Diumumkan Tarif Turun, Kenyataannya Tetap

Usulan final penurunan tarif angkutan kota (angkot) yang baru pascakenaikan BBM, yakni umum Rp 2.400 dan pelajar Rp 1.700, menuai protes keras dari masyarakat pengguna angkot. Mereka menganggap penurunan yang hanya selisih Rp 100 ini tidak akan berjalan efektif . Bahkan dikhawatirkan praktiknya akan kembali ke tarif semula. Yaitu Rp 2.500 untuk umum dan Rp 1.800 untuk pelajar.
Dikatakan Yusnita Savitri, warga Kelurahan Bunul, jika tarif untuk umum yang akan datang sebesar Rp 2.400, maka ada kemungkinan para sopir angkot tidak akan memberikan uang kembalian kepada penumpang.

Kota Batu »

[21 Des 2008 | No Comment | ]

Pengumuman hasil tes CPNS Pemkot Batu lebih transparan dibandingkan daerah lain. Sebab panitia juga mengumumkan nilai hasil tes peserta yang lolos ujian berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Universitas Indonesia (UI). Khusus untuk formasi kosong, di Batu, tercatat 13 formasi dari 302 formasi pegawai yang diujiankan tidak terisi.
Dari pengumuman hasil tes PNS yang transaparan itu, diketahui sejumlah peserta lolos tes dengan nilai rendah. Misalnya untuk formasi pendidikan guru dan teknik informatika, ada peserta yang lolos tes dengan nilai 23.

Kota Malang »

[21 Des 2008 | No Comment | ]

Tiga atlet asal Kota Malang, Popo Aryo Sejati (balap sepeda/MTB), Andre Ekayana ‘Yayan’ Santosa (bolabasket), dan Kurniasari Fatimah (pencak silat) lulus seleksi penerimaan CPNS di lingkungan Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga RI (Menegpora). Sekum KONI Kota Malang Drs.Sumartoyo menjelaskan dalam pelaksanaan test CPNS Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga tahun 2008 ini, Kota Malang hanya mengikutsertakan tiga atlet.
‘’Sebenarnya kami mendapat jatah 15 atlet dan pelatih sesuai SK Menpora Nomor B.