Home » Berita, Malang Raya, Pendidikan

UM Jamin Tak Ada Diklat Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Fiktif

4 Nopember 2008 2 Comments

Para guru peserta sertifikasi serius melihat pengumuman kelulusan di kantor Disdik Kota Malang kemarin (Lailatul Rosida/Malang Post)

Para guru peserta sertifikasi serius melihat pengumuman kelulusan di kantor Disdik Kota Malang kemarin (Lailatul Rosida/Malang Post)

Wakil Ketua Panitia Sertifikasi Guru (PSG) Rayon 15 Universitas Negeri Malang (UM), Dr H Kusmintardjo M.Pd menjamin pelaksanaan Diklat Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) di UM akan dilaksanakan sesuai ketentuan. Tidak ada diklat fiktif, karena pelaksanaan akan dilakukan sesuai jadwal. Untuk itu, ia berharap Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kabupaten bisa ikut memonitoring pelaksanaannya di lapangan.

“Ini adalah komitmen UM untuk menjadi panitia sertifikasi guru. Kami mengharap kontrol dari Disdik setempat sehingga pelaksanaannya sesuai dengan yang terjadwal,” tegasnya.

Kontrol bisa dilakukan pula oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP). Misalnya, dengan cek di lapangan, seperti di hotel tempat pelaksanaan. Apakah PLPG digelar sesuai jadwal atau tidak.

Pria yang juga menjabat Pembantu Rektor I UM ini menuturkan, pelaksanaan PLPG UM dilaksanakan sesuai jadwal, yaitu dimulai 5 November mendatang hingga 45 hari ke depan tanpa jeda. Pelaksanaan diklat akan digelar dalam sembilan hari dan di lima tahapan. Dengan total peserta diklat di rayon 15 yang mencapai kurang lebih 7565 peserta, setidaknya di tiap tahapan akan diikuti 1500 an guru.

Untuk pelaksanaan PLPG, UM akan melibatkan para pakar dari UM sendiri. Hanya saja akan diatur jadwal pelaksanaannya, sehingga tidak banyak mengorbankan jam mengajar. Materi yang akan diberikan kepada peserta menyangkut materi umum dan materi khusus. Seperti materi pengembangan media, Penulisan Tindakan Kelas, pembelajaran efektif, hingga pengembangan profesi guru. Kegiatan PLPG ini, kata Kusmintardjo, juga melibatkan enam PT mitra UM, yaitu Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang, Universitas Islam Malang (Unisma), IKIP PGRI Kediri, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), STKIP PGRI Blitar, dan STKIP Tulung Agung.

Sementara itu, hingga kemarin, belum ada kejelasan mengenai nasib 507 guru peserta sertifikasi 2008 dari Kota Malang. Apakah mereka lulus sertifikasi murni ataukan tidak. Sebab dari total 1080 peserta, yang sudah jelas nasib kelulusannya baru sebanyak 573 orang dengan status lulus bersyarat yaitu mengikuti diklat PLPG. (oci/udi) (Lailatul Rosida/malangpost)

Keywords: , , ,

2 Comments »

  • Adin Budi Satriyo said:

    jika berkenan mohon diumumkan di situs untuk peserta yang lulus atau diklat, sebab tidak semua kantor DinDik mengumumkan dengan jelas.

  • efrina damayanti said:

    apabila um sudah mengumumkan peserta plpg lewat internet, mengapa pihak umm belum ?

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.