Home » Kota Malang

Diimingi Sex, Pencuri Ponsel Dibekuk

30 Oktober 2008 One Comment

Kemolekan tubuh wanita jangan hanya dipandang sebelah mata. Dibalik kemolekan dan suara merdunya, wanita justru bisa menjadi racun dunia seperti nyanyian grup band Changcuter atau bahkan senjata yang mematikan. Termasuk menangkap penjahat sekalipun.

Seperti yang dialami Jamaludin, 20, warga Dusun Permadu, Desa Mblau Pakisaji, Kabupaten Malang, yang berprofesi sebagai pencuri spesialis handphone (HP). Jamaludin harus menyerah karena rayuan manis dan suara seksi korbannya sendiri.

Aksi pencurian ini terjadi pada 14 Oktober lalu, dimana tersangka berhasil mencuri HP milik La Isla Bohita, 20 warga Sidoarjo yang merupakan mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Malang. Saat itu HP korban yang berprofesi sebagai dancer ini, ditinggalkan di belakang panggung sebelum pertunjukan dancernya.

“Waktu itu ada acara musik di Universitas Kanjuruhan. Melihat ada kesempatan dan semua orang tampak sibuk saya pun tak menyia-nyiakannya dan langsung mengambil HP korban,” ungkap tersangka, Rabu (29/10).

Usai mendapatkan HP tersangka pun langsung pulang kerumahnya. Namun saat dirumah tersangka melihat HP curiannya berbunyi. Saat diangkat ternyata yang menelpon adalah korbannya sendiri. Korban berusaha meminta HP-nya dikembalikan namun tersangka tak mau memberikannya. “HP itu memang belum sempat saya jual. Dan saat mendapatkan telpon dari korban, saya kaget juga. Tapi karena suaranya terdengar merdu, sayapun mulai negosiasi. Saya memang sempat melihat aksinya dipanggung,” beber lelaki pengangguran itu.

Tersangka pun mulai menanyakan berbagai hal pribadi kepada korban. Tetapi korban tetap tak lupa akan misinya untuk mendapatkan kembali HP yang dicuri tersangka. Beberapa hari telpon-telponan dengan sedikit kesal tetapi penuh harap tersangka pun memaksa korban untuk janjian ketemu.

“Saya bilang kepada korban bahwa saya tak butuh HP dia, tapi tubuh dia. Dan ternyata ia menyetujuinya. Malah ia meminta saya yang menentukan akan “ngesek” di hotel mana saja di Kota Malang. Ia yang bayar semuanya,” akunya.

Merasa sudah diatas angin dan dipengaruhi pikiran cabulnya tersangka pun menyetujui keingin korban untuk ketemuan di Terminal Arjosari. Dari kesepakatan awal, korban akan menjemput tersangka dan pergi ke hotel bersama-sama untuk menikmati tubuh mulus korbannya.

“Saat tersangka menyerahkan HP korban, petugas kami yang sudah mengintai gerak-gerik tersangka langsung membekuknya,” ungkap AKP Sitanggang, Kasat Reskrim Polresta Malang. Dari tangan tersangka petugas berhasil menyita HP Nokia seri 5300, 1680, 1112 dan sebuah HP Esia.
(st11/surya)

Keywords: , ,

One Comment »

  • ineke said:

    wah ak juga punya hape nich
    siapa yang mau
    HP::08164248835

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.