Tujuh Kecamatan Rawan DB
Sedikitnya tujuh Kecamatan di wilayah Kabupaten Malang berstatus waspada atau rawan terhadap serangan Demam Berdarah (DB) menjelang musim hujan.
Tujuh kecamatan itu adalah, Kecamatan Pakis, Singosari, Pakisaji, Gondanglegi, Turen, Kasembon dan Kalipare. Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menghimbau masyarakat setempat berperan aktif dalam menerapkan program pencegahan demam berdarah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dr. Agus Wahyu Arifin kepada Malang Post memprediksi, akan terjadi peningkatan penderita DB di tujuh wilayah itu.
Sehingga dia memerintahkan puskesmas setempat menambah frekuensi sosialisasi pencegahan DB. Yang paling penting masyarakat di seluruh kabupaten diharapkan menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3 M. ‘’Lakukan gerakan 3 M segera mungkin. Yaitu menutup, menguras, menimbun bak mandi dan genangan air lainnya,’’ himbau Agus.
Gerakan 3 M tersebut, kata Agus, juga harus ditindaklanjuti dengan program Abatisasi. Sehingga jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti sebagai biang DB mati sebelum menebarkan virus melalui gigitannya.
Dinkes juga menghimbau masyarakat giat menyampaikan informasi penderita DB di wilayahnya. ‘’Kita akan terjunkan tim Surveilance, saat ini seluruh Puskesmas telah dihimbau waspada,” katanya.
Dia menambahkan, tim dinkes mendata sekitar 275 orang telah terserang DB pada kurun waktu Januari hingga Agustus lalu. Malah, tujuh penderita di antaranya sampai meninggal dunia karena serangan DB.
Di samping DB, pihaknya juga meminta masyarakat waspada terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan Diare. ‘’Banyak minum air dan jaga kondisi kesehatan dari pola hidup dan pola makan. ISPA dan Diare juga diwaspadai pada peralihan musim kali ini,’’ pungkasnya. (ary/lim)
(Ary Wicaksono/malangpost)
- Berita Lainnya :
- Banjir Mengancam 22 Desa di Kabupaten
- Ujian CPNS Malang Raya Diikuti 27.627 Peserta
- Potensi Wisata Pemandian Sumberringin di Tumpang
- 300 Penambang Tak Berijin
- Diusir Pemilik Lahan Sekolahan, 195 siswa SDN Sumberkerto 1 telantar
- Berkat Tukar Guling Pemkab-Perhutani, Aset Tanah Kota Batu Bertambah
- Aspal Runway 17 Bolong, Jadwal Penerbangan Terganggu

















Leave your response!