Home » Berita, Kota Malang, Malang Raya

Kebut Pasang PJU, targetkan selesai tahun ini

17 September 2008 No Comment

IRA RAVIKA/MALANG POST)

Petugas memilih malam hari untuk membuat fondasi PJU, di Jalan Jagung Suprapto Senin (15/9) malam lalu. (foto:IRA RAVIKA/MALANG POST)

Pemasangan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Malang terus dikebut. Sedikitnya 300 titik PJU dipasang tersebar di beberapa jalan di Kota Malang. PJU itu dipasang lampu tipe spark atau Holopane. Tidak hanya siang hari, pengerjaan pemasangan PJU ini juga dikerjakan malam hari. Seperti Senin malam tampak pekerja memasang fondasi PJU di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Ditargetkan akhir tahun ini pemasangan semua PJU kelar.

“PJU yang lama akan dibongkar diganti dengan PJU yang baru. Itu sebabnya, kami mengerjakan proyek ini harus lebih cepat, atau maksimal tiga bulan selesai, dari awal pengerjaan,” kata Nandang Prabowo, pelaksana lapangan PT Anindo Bertahanuts Perkasa Malang, yang menangani proyek pemasangan PJU kepada Malang Post.

Dijelaskan Nandang, PJU ini dipasang di beberapa lokasi. Mulai Jalan S. Supriyadi sampai alun-alun dipasang 137 PJU dengan tipe lampu Spark. Jalan Ahmad Yani 83 PJU dengan tipe lampu Holopane 400 watt. Sedangkan di Jalan Panji Suroso 29 PJU. Dana proyek ini diambilkan dari APBD senilai Rp 3,8 miliar. ‘’Ini semua dilakukan agar Kota Malang lebih terang di malam hari,’’ jelasnya.

Selain lampunya yang ganti tipe, model tiang PJU pun berubah. Sebelumnya tiang PJU berbentuk pipa dengan ketinggian 10 meter. Sedangkan PJU yang baru, pihak proyek memakai pipa Oktagonal, yaitu segi delapan. PJU ini diyakini sangat kuat, termasuk dengan tiangnya. Maklum untuk fondasi PJU saja petugas menanamya hingga 130 centi. Dan Senin malam lalu, pihak proyek membongkar sejumlah marka jalan untuk tiang penyanggah lampu tersebut. “Biasanya kami memulai pekerjaan pukul 21.00 WIB dan baru menyudahi pukul 05.00 WIB. Ini untuk menghindari kemacetan,” pungkasnya.(ira/lim)
(Ira Ravika/malangpost)

Keywords: , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar