Home » Berita, Kota Malang, Malang Raya

Pemesanan Kerajinan Rotan Melonjak Jelang Ramadhan

25 Agustus 2008 No Comment

Menjelang Lebaran, penjualan parsel dengan menggunakan bahan rotan selalu meningkat

Menjelang Lebaran, penjualan parsel dengan menggunakan bahan rotan selalu meningkat

Kerajinan rotan khususnya keranjang mulai bersiap untuk menghadapi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi menjelang Lebaran. Meski beberapa tahun lalu larangan pejabat menerima parsel diberlakukan, namun permintaan masyarakat terhadap kerajinan rotan keranjang ini tetap mengalami peningkatan, seperti yang terjadi di Ilham Gallery di Jalan Raya Balearjosari Malang.

Pemilik Ilham Gallery, Moch R Mardian mengatakan, ketika larangan menerima parsel ditetapkan, home industry ini sangat terpukul dengan berkurangnya omzet secara drastis. Namun tahun lalu permintaan kembali ramai. “Tahun lalu, produksi keranjang rotan kami meningkat hingga 80 persen untuk memenuhi aliran pesanan yang datang dari swalayan, toko-toko dan yang lainnya,” kata Mardian saat ditemui kemarin.

Meski prospek bisnis rotan keranjang kembali cerah, namun Mardian pesimis tahun ini meraih penghasilan yang sama besarnya. Menurutnya, tahun ini tidak seramai tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari kondisi seminggu menjelang puasa yang permintaannya masih stabil saja. “Normalnya, hari seperti ini permintaan sudah mulai masuk. Saya saja sampai kelebihan stok karena terus berproduksi,” ungkap pria yang memang khusus menyediakan kerajinan rotan keranjang ini.

Dari pengalamannya, ia memprediksi kenaikan omzet tahun ini tidak akan sampai 50 persen dari omzet rata-rata hariannya. Pasalnya, jarak antar hari raya Lebaran dan Natal tahun ini sudah terpaut jauh. Ia memprediksi, Idul Fitri kali ini hanya akan meningkatkan 30 persen omzetnya sementara untuk Natal hanya 20 persen saja.

Ditambahkan pria kelahiran Malang, 28 Februari 1964 tersebut, kenaikan bahan baku sebagai imbas naiknya harga BBM juga menjadi faktor kuat yang mempengaruhi menurunnya omzet. “Kenaikan bahan baku rotan mencapai 40 persen sementara tiner mencapai 50 persen. Harga mahal ini juga barangnya belum tentu ada. Semakin sulit dicari,” terang dia. Meski demikian, ayah dua anak ini tetap menyediakan stok untuk Lebaran dengan harapan prediksinya meleset. Saat ini, di tokonya tersedia stok 4000 keranjang dengan 250 item. Produksinya pun mulai ditingkatkan dari 100 hingga 150 keranjang sehari menjadi 150 hingga 250 keranjang per harinya. (fio/mar) (Fionna Mediony/malangpost)

Keywords: , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar