Mahasiswa Peduli Kesehatan Gigi anak

Siswa-siswi SDN 01 Bokor Tumpang saat melakukan sikat gigi masal. Kegiatan ini digelar KKN-T 35 Tumpang di halaman SDN 01 Bokor Tumpang kemarin.
Kelompok KKN-T 35 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) peduli kesehatan gigi. Khususnya gigi anak-anak. Kemarin, di lapangan SDN 01 Bokor Kecamatan Tumpang, KKN-T 35 menggelar kampanye kesehatan gigi sejak dini. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menanamkan kebiasaan menggosok gigi yang dimulai sejak dini sehingga mengurangi kerusakan gigi pada anak-anak di masa mendatang.
“Kegiatan Menggosok gigi mengajarkan anak-anak disiplin menjaga kesehatan sejak usia dini. Bahkan, untuk lebih menekankan pentingnya sikat gigi kegiatan ini kita galakan setiap minggu sebagai bagian kegiatan Jumat bersih di SDN 01 Bokor,†tutur Mery Anggraini, Ketua Pelaksana acara kepada Malang Post kemarin.
Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB – 10.00 WIB itu disambut antusias sekitar 240 siswa-siswi SD setempat. Mereka membentuk lingkaran di halaman sekolah sambil memegang sikat gigi dan pasta gigi yang diberikan secara gratis dari mahasiswa KKNT-35. Setelah diberi aba-aba ketua pelaksana, Mery Anggraini dan mahasiswa KKN-T 35, siswa-siswi SDN 01 Bokor itu pun memulai menggosok gigi secara serempak.
Banyak tingkah laku siswa-siswi yang lucu-lucu. Busa yang ada di mulut mereka mengenai seragam. Mayoritas mereka mengadu kepedasan setelah menggosok gigi. Meski begitu, secara umum kesehatan gigi siswa-siswi SD setempat tergolong bagus. ‘’Kak, kapan mengadakan sikat gigi ramai-ramai lagi? Saya dan temen-temen suka lho,’’ ungkap Puji, siswa kelas I SDN 01 Bokor kepada Malang Post.
Dijelaskan Mey, panggilan akrab Mery Anggraini, KKN-T kelompok 35 UMM yang ditempatkan di Desa Bokor Tumpang, tidak hanya mengadakan gerakan kampanye gigi sehat saja. Masih ada beberapa program lainnya yaitu, pengobatan alternatif pembekaman yang diikuti 148 orang warga desa, lomba-lomba Isra’ Mi’raj, penyuluhan sampah kering dan sampah basah, penyuluhan tentang Bank Syariah dan lainnya hingga 20 Agustus mendatang.
‘’Semua program tersebut merupakan integrasi Mahasiswa UMM dalam pengabdian kepada masyarakat. Harapannya semua program yang kita laksanakan bisa memberikan manfaat dan memberdayakan warga setempat. Memang masih sedikit apa yang kita lakukan. Tapi kita sudah berusaha memberikan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,’’ ungkapnya.(*/lim/sir/malangpost)
Keywords: kesehatan, Tumpang, UMM- Berita Lainnya :
- Mobil RC Jadi Tren dan Hobi Semua Kalangan
- Bocah 7 Tahun, Lihai Melatih Anjing
- Pisah Sambut Kapolresta Undang Artis Ibukota
- Ngebet balik ke Arema, Andalan PBR Cari Perhatian Manajer Arema
- Polisi Tidur Tambah Bikin Celaka
- Tes SBMPTN Membawa Keuntungan
- Geng Motor Bacok Empat Pemuda Sawojajar
















Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar.
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik
Tinggalkan komentar