Home » Archive

Arsip selama 2 Agustus 2008

Kota Batu, Malang Raya, Pendidikan »

[2 Agu 2008 | One Comment | ]
Meskipun Swasta, Tetap Pilih SMK

SMA Islam Batu dalam jumlah penerimaan siswa tahun ajaran baru menurun, banyak ruang kelas yang tidak ditempati.Sekolah swasta di Batu mengalami kesulitan siswa. Seperti dialami SMA Islam yang pada tahun ajaran baru sebelumnya jumlah siswa baru mencapai 40 anak, tahun ini hanya menjaring 31 anak. Kepala Sekolah SMA Islam Batu Drs. H Robby Harmono mengatakan, menurunnya peminat di sekolah itu bermacam-macam. Kebanyakan siswa memilih sekolah negeri.
Selain itu, anjuran pemerintah untuk memilih SMK sangat mempengaruhi minat siswa masuk ke sekolah swasta. ”Memang pemerintah membatasi kuota SMA Negeri …

Berita, Kota Malang, Malang Raya »

[2 Agu 2008 | No Comment | ]
Pemkot Tolak Penyerahan Pengerjaan Gajayana

Gara-gara banyak fasilitas yang tidak sesuai, Pemkot Malang menolak penyerahan pembangunan Stadion Gajayana oleh PT MTO. Kini Investor tersebut harus memperbaiki 50 item fasilitas bangunan yang belum layak.
Pembangunan Stadion Gajayana belum sepenuhnya tuntas. Karena masih terdapat sejumlah bagian bangunan stadion yang harus diperbaiki lagi, akhir Juni lalu, pemkot menolak menerima hasil pekerjaan. Kini pengerjaannya dikembalikan lagi kepada PT MTO, investor Stadion Gajayana.
Asisten II Sekkota Malang Sutiarsih mengungkapkan, pada akhir Juni lalu investor menyerahkan bangunan kepada pemkot. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata masih terdapat sejumlah bagian bangunan stadion yang harus diperbaiki.

Berita, Indonesia, Kota Malang »

[2 Agu 2008 | No Comment | ]
Panwaslu : KPU Langgar Pilkada

Pesta pemilihan kepada daerah (pilkada) telah usai. Namun, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Malang masih terus bekerja melakukan tugasnya.
Pasca acara penetapan pemenang pilkada di Hotel Gajahmada, 31 Juli 2008 lalu, Panwaslu kini tengah menyusun laporan pertanggunjawaban kinerja untuk diserahkan ke DPRD Kota Malang. Selain menyusun laporan, pengawas pilkada ini juga mengiventarisasi pelanggaran-pelanggaran dalam pilkada.