Kredit Sapi Perah Bagi Peternak di Batu

Potensi peternakan sapi perah di Kota Batu masih sangat menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan susu di Jatim. Untuk memenuhi kebutuhan itu, KUD Batu memberikan bantuan kredit sapi perah kepada anggotanya dengan program pinjaman lunak selama lima tahun.
Tahap pertama, 50 sapi perah dibagikan melalui program kredit lunak bekerja sama dengan salah satu bank pemerintah. Penyerahan sapi secara simbolis diserahkan Ketua DPRD Kota Batu, Mashuri Abdul Rochim kepada salah satu anggota KUD Batu.
“Secara bertahap kami akan terus menambah jumlah sapi perah di Kota Batu dengan cara mudah. Saat ini populasinya sekitar 5000 ekor. Idealnya, Kota Batu memiliki populasi sapi perah sebanyak 15 ribu ekor,†kata Ketua KUD Kota Batu, Ismail Hasan kepada Malang Post.
Harga sapi rata-rata Rp 12,5 juta dapat diangsur selama lima tahun. Hampir semua sapi perah yang diberikan kepada anggotanya sedang mengandung. Karena itu, anggota dibebaskan angsuran selama enam bulan selama sapi belum berproduksi.
Untuk mendapatkan bantuan kredit itu, anggota tidak memberikan jaminan apapun. KUD yang menjaminkan kepada pihak bank yang telah memberikan bantuan.
“Kredit diberikan kepada anggota yang belum memiliki sapi atau yang sudah dan mau menambah sapinya,†terang mantan Kades Pesanggrahan Kota Batu itu.
Dijelaskan, kebutuhan susu sapi di Jatim setiap harinya mencapai 900 ton. Saat ini kebutuhan susu yang dapat dipenuhi seluruh peternak sapi di Jatim masih sekitar 650 ton hingga 700 ton tiap hari. Masih ada kekurangan 200 ton susu yang belum dapat terpenuhi. Hal ini menjadi peluang bagi peternak sapi untuk dapat meningkatkan jumlah sapinya guna memenuhi kebutuhan susu sapi. “Peluang untuk terus menambah sapi perah masih sangat berpeluang. Apalagi, saat ini harga susu perah juga sedang baik,†ungkapnya. (aim) (Muhaimin/malangpost)
Keywords: koperasi, kredit, KUD, peternakan















Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar.
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik
Tinggalkan komentar