Home » Berita, Indonesia, Kota Malang, Pendidikan

Menpan Janji Tenaga Honorer Dijadikan PNS

22 Juli 2008 126 Comments

Menpan Taufik Effendi dalam Seminar RUU Administrasi Pemerintahan di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA ) UB kemarin

Menpan Taufik Effendi dalam Seminar RUU Administrasi Pemerintahan di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA ) UB kemarin

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) Taufik Effendi berjanji, sebelum masa jabatannya berakhir seluruh tenaga honorer akan didaftarkan menjadi PNS, atau paling lambat pada 2009 mendatang.

Menurutnya, program data base tenaga honorer ini sebenarnya sudah digulirkan sejak November 2005 lalu. Namun, ternyata masih saja ada tenaga honorer yang belum terdata.
“Sebenarnya saya sudah mewanti-wanti kepada para kepala daerah untuk mendata semua tenaga honorer yang ada. Tapi rupanya masih ada yang tersisa,” ungkapnya seusai menjadi keynote speaker di Seminar Rancangan Undang Undang (RUU) Administrasi Pemerintahan (AP) di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA ) Universitas Brawijaya (UB) kemarin.

Ketua Umum Panahan Indonesia ini menuturkan, sebenarnya waktu yang sudah diberikan untuk pendataan di tiap daerah sudah lebih dari cukup. Yaitu selama tujuh bulan lebih. Sejak awal pendataan pada November 2005, data awal dikumpulkan pada awal Januari 2006. Kemudian masih diberikan kesempatan lagi bagi yang belum terdata pada Maret 2006. Hingga yang sudah terdata ada 920 ribu tenaga honorer. Jumlah ini menurutnya yang akan dituntaskan terlebih dahulu sebelum membuka formasi baru CPNS.

“Sebenarnya banyak yang mendesak untuk bisa dimasukkan di data awal honorer yang masuk sehingga bisa cepat diproses. Tapi, prioritas saya menuntaskan yang sudah masuk dulu, baru kemudian bisa membuka pendaftaran untuk yang belum terdata,” tegasnya.

Ia pun menjanjikan untuk segera menuntaskan pendataan seluruh tenaga honorer ini pada 2009 mendatang.

Sementara itu, dalam seminar kemarin Taufik menuturkan RUU AP diharapkan bisa disahkan sebelum 2009. Saat ini, RUU AP sudah dibahas sebanyak 50 kali baik melalui sidang kabinet maupun dikalangan akademisi di kampus. Pembahasannya tinggal selangkah lagi yang akan dikoordinasikan bersama Menko Kesra, sehingga mencapai finalisasi pada minggu depan. “Tinggal menunggu Amanat Presiden untuk kemudian dibahas di DPR. Sehingga harapannya sebelum 2009 UU AP sudah lahir,” tegasnya.

Kehadiran UU AP tersebut, kata Taufik, akan menjadi pegangan bagi para penguasa agar tidak sewenang-wenang dalam menjalankan peranananya. UU itu akan memberi batasan agar kewenangan yang dimiliki hanya untuk kepentingan melaksanakan perananannya sebagai aparatur negara. UU AP ini diistilahkannya sebagai nenek dari PTUN.

“PTUN itu sebenarnya anak, dan UU AP ini ibunya. Ibunya belum ada kok anaknya sudah lahir. Akibatnya banyak masalah yang akhirnya tidak bisa terselesaikan karena aturannya memang belum jelas,” tegasnya.

Hadir dalam acara seminar tersebut, beberapa pemateri diantaranya Guru Besar FIA Prof Solichin AW, MA PhD, Pakar Pemerintahan Kota Malang Drs Mas’ud Said Ph.D, dan beberapa pakar lainnya dari berbagai universitas di Indonesia. (oci/udi)
(Rosida/malangpost)

Keywords: , , , , ,

126 Comments »

  • didik sudarmadi said:

    Jika benar statement Menpan tsb. perlu mendapat acungan 10 jari. karena tenaga honorer adalah tenaga yang jelas jelas sudah terbiasa untuk mengerjakan pekerjaanya. Namun yang menjadi pertanyaan adalah :
    1. Bagaimanakah nasib Guru Bantu DKI ?? sampai saat ini kok diam diam ???
    2. Jumlah GB yang sudah pemberkasan atas dasar daftar nominasi dari BKN kurang lebih 3000 an, lantas bagaimanakah mereka khususnya yang sampai saat ini usianya lebih dari 46 th ????
    3. Bagaimanakah yang SPK nya habis per 31 Desember 2007 dan sudah memperpanjang tetapi belum jadi ???

    terimakasih..

  • suluh dewanto said:

    Saya sangat menunggu terealisasinya pengangkatan itu setidaknya usaha dan jerih payah honorer dalam mengabdi untuk negara betul-betul dihargai dan mendapat kesempatan yang bagus untuk menjadi pns karena saya yakin tenaga honorer yang mengabdi lama lebih menguasai tupoksi dalam bekerja di instansi masing-masing dengan gaji yang pas-pasan baik yang bujang maupun yang sudah berkeluarga semuanya tulus ikhlas menjalankan kewajibannya, hidup pak menteri Pendayagunaan Aparatur Negara semoga beliau selalu sukses dan selalu dalam lindungan Allah SWT Amin….hidup pak Taufik Effendi

  • HARDI SAPTONO said:

    Angin segar dari pusat ( Pak Menteri maupun Presiden ) sangat membuat saya ( khususnya ) dan para Guru Bantu/pusat ( umumnya ) di Banyuwangi. Namun Saya sangat amat was-was sekali. SPK akan berakhir Desember 2008. Nmun tanda-tanda pengangkatan itu semakin pudar. ditambah lagi sudah kurang lebih 4 bulan ini saya belum terima gaji. Bagaimana ini ? Pak Presiden, Pak Menpan, Pak Mendiknas, tolong kami dong. Berita di daerah kok bertolak belakang dengan berita dari pusat ? Terima Kasih

  • wijianto said:

    Lebih jempol lagi kalau pak Menpan juga mikirkan nasib guru swasta yang tidak punya kesempatan jadi pns. Padahal sudah bertahun-tahun mengabdi turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.Tolong dong pak Menpan, beri kami kesempatan untuk didata.
    Terima kasih

  • memi mandroe said:

    sangat mengagumkan kedijaksanaan yang akan diambil oleh Bapak Menpan. Semoga ini tidak hanya jadi publikasi manis tinggal janji. Bapak, bagaimana dengan tenaga kerja sukarela (TKS) atau magang di pelayanan pemerintah? mereka tidak mendapat gaji, tunjangan atau apapun,, nasib mereka bagaimana bapak?
    saya juga sudah menjalaninya 15 bulan (sejak 07 mei 2007)sampai sekarang…. tapi tidak ada kejelasan apa- apa? terima kasih Bapak…

  • nuruddin bustomi said:

    pak saya udah sukwan mulai 2004 kenapa masih belun didata ke menpan.bagaimana cara agar dapat data base……..?alamat no 0321 6286403

  • nuruddin bustomi said:

    mohon bapak secepatnya di tanggapi soalnya saya per bulan di gaji hanya 50.000/bulan.tempat kerja saya di sdn jarak 1 dsn:jarak kulon ds:jogoroto kec: jogoroto kab. jombang jawa timur.

  • nuruddin bustomi said:

    pak menpan gimana caranya mengurusi data base,masalahnya saya sudah sukwan selama 4 tahun belum kedata dan di gaji hanya 50.000/bln,tolong pak mungkin bisa dimasukkan ke daftar tenaga honorer pusat agar harapan besar untuk direkrut pns 2009 ini.trima kasih banyak.tugas sukwan saya di sdn jarak 1 desa jarak kulon kec.jogoroto jombang jawa timur.bisa di cek kebenarannya.

  • Dede R said:

    Pak Menpan yg bijaksana adik saya 34 th sudah menjadi TKS bag.Adm komputer selama 16 th di SMUN 3 Kuningan Jawa Barat sampai sekarang tidak diangkat menjadi TKK oleh BKD Kuningan.Apakah ada harapan untuk jadi PNS? terima kasih atas perhatiannya!!!

  • Dede R said:

    Pak Menpan yang bijaksana,adik saya nama Yadi Rahmadi 34 th sudah jadi TKS bag.Adm.Komputer selama 16 th di SMUN 3 Kuningan Jawa Barat Telp.(0232-8710066).Sampai sekarang tidak diangkat TKK oleh BKD Kuningan. Apakah masih ada harapan untuk jadi PNS. Terima kasih atas perhatiannya…………

  • aso iming said:

    pak bisakah tenaga TKS Clening Service RSUD Dr. H.M. Rabain Muara Enim menjadi CPNS, banyak TKS sudah kerja sampai belasan tahun tapi tak ada kepastian diangkat CPNS atau tidak? terima kasih atas perhatiannya.

  • Ade harahap said:

    Assalamualaikum
    Pak saya Tenaga honorer TMT 01 Oktober 2005, belum terdata, bantu kami ya pak..

    Trima Kasih untuk bpk menpan

  • STEAVE said:

    BNER GAK NIH

  • ANDY said:

    KENAPA DAN MENGAPA KAMI PARA PTT DAN GTT DIANGGAP SEBELAH MATA ? PADAHAL KAMI BEKERJA SUDAH LEBIH DARI 10 TAHUN. DAN MENGAPA SEWAKTU KAMI MENGAJUKAN DIRI UNTUK MASUK KEDALAM DATA BASE SELALU DITOLAK OLEH PEMDA DAN BKD SETEMPAT ? KAMI MINTA PENJELASAN DARI BAPAK.

  • Mr. Goda said:

    Pak Menteri, Pak Presiden,

    Saya guru sudah 7 tahun mengabdi di sekolah swasta, memang bukan guru bantu, tapi keberadaan saya diakui oleh pemerintah terbukti NUPTK saya keluar.

    Masalahnya adalah:
    1. Apakah saya juga termasuk yang dipikirkan oleh negara untuk menjadi Abdi Negara?
    2. Kekurangan saya dengan tenaga honorer lain itu apa?
    3. Kriteria honorer belum jelas

    Terima kasih pak kalau saya juga termasuk yang diusulkan untuk menjadi Abdi Negara.

    Permisi……!
    Mr. Goda

  • Guru ^Merana said:

    Bapak Presiden SBY, kami guru-guru honorer non APBD/APBN dan Honorer Komite Sekolah Negeri di Kabupaten Dairi Sumut akan memilih bapak kembali untuk menjadi presiden kami periode berikutnya, Bapak Menpan kami percaya dengan janji bapak akanm menuntaskan kami sebelum 2009, sesuai dengan PP 43 2007.

    Kami pernah di data oleh BKD dan Dinas Pendidikan tahun 2005, tetapi berkas kami di buang ke sungai Lae Pandaroh. Sungguh hati kami tersayat mengetahui ini. Apa salah kami? saya baca berita diatas, Kepala daerah tidak menuntaskan pendataan data base. Kami pernah mengajukan agar kami di data ulang, BKD Dairi menolak dengan keras.

    Apa salah kami Pak? toh anak-anak para Kepala BKD, Kepala Dinas, Dan Muspida lainnya adalah siswa-siswa yang kami ajar di sekolah. setidaknya belas kasihan karena jasa kami saja sudah pantas kami mendapatkan hak untuk di masukkan ke data base di daerah dan pusat.

    Selain itu PP 43 tahun 2007 juga sudah jelas memberi kami peluang. Tapi sepertinya BKD dan Kepala Dinas Pendidikan jijik melihat keberadaan kami, seolah-olah kami ini hidup di zaman BUDAK. yang harus di singkirkan.

    Kalau Bapak presiden tidak memperhatikan kami, maka doa kami yang tulus untuk negeri ini akan di dengar penguasa surga, doa orang yang terabaikan dan teraniaya, di kabulkan ALLAH! Tidak heran kalau negeri ini terus di rundung Musibah. Dan itu akan terus terjadi jika pemerintah melupakan kami yang minor ini.

    Salam Tut Wuri Handayani
    Dari Guru-Guru honorer non APBD/APBN yang tidak terdata di adat base.

  • Mahmudi said:

    Bapak Presiden yang saya cintai dan saya hormati, saya pegawai honorer, sejak tanggal 10 Mei 1976 di Proyek Brantas (sekarang Balai Besar Wilayah Sungai Brantas), sampai terbitnya PP 48 tanggal 11 Nopember 2005, saya tidak ter-rekrut CPNS, karena usia lebih dari 46 tahun, padahal pengalaman sudah 32 tahun lebih. dan selama terbit PP 48 sampai sekarang, statusnya saya (yang di atas 46 tahun) bagaimana ?, hanya sementara digaji dibawah satu juta rupiah, lain-lain tidak ada. Tolong Bapak Presiden perhatikan nasib saya beserta teman-teman senasib yang gajinya memprihatinkan. Padahal kalau gaji PNS dibandingkan gaji Honorer, membuat cemburu sosial. Dan pengalaman kerja lebih lama, tetapi gaji tidak disesuaikan. Terima kasih atas perhatiaannya.

  • Dede, Banten said:

    Pak..apa sih bedanya TKS dan TKK…?, terus kenapa TKS bekerja lebih lama dari TKK, namun mereka diangkat duluan, bahkan TKK yang masih baru pun sudah diangkat, mengapa data yang dikirim hanya TKK aja, sehingga TKK yang sekarang sudah diangkat semua jadi CPNS. Sementara menurut Menpan kalimatnya kan TENAGA HONORER yang akan diangkat BUKAN TENAGA TKK/TKS. Jadi menurut saya tidak ada bedanya antara TKK dan TKS. Mohon kejelasannya Pak..?

  • Ramadhan, Suroboyo said:

    Semoga SBY terpilih kembali, Menpan naik ke eselon yang lebih tinggi tetapi cita-cita menpan tetap terkendali sampai akhir 2009, GTT & PTT merdeka ! merdeka ! merdeka ! Amin

  • I Wayan Wiarta said:

    Saya acungkan jempan atas pernyataan MENPAN, tetapi yang menjadi pertanyaan adalah tenaga honorer yang mana saja yang akan di PNS kan ? Kenapa selama ini yang menjadi prioritas adalah tenaga honor yang statusnya honor daerah atau honor pusat ? sekedar infor, saya menjadi tenaga honor sekolah di sebuah SMA dengan SK pengangkatan dari kepala sekolah, tepatya di SMAN 1 Pupuan Tabanan Bali sejak 15 tahun yang lalu. Bagaimana nasib saya ini? Apa saya juga termasuk ke dalam honor yang akan di-PNS-kan ?

  • Aan N said:

    Saya juga kadang binggung . katanya yang 920.000 an itu ternasuk guru GTT dan pTT dan sejenisnya. Sedangkan yang 2 itu kebanyakan adalah non apbd/apbd tapi dipemerintahan. Faktanya database kita nggak masuk. Perlu dipertanyakan…
    Dan kita tunggu realisasi dari pak SBY untuk menuntaskan nasib kita GTT non APBD di pemerintahan ini, agar dapat pula diangkat menjadi CPNS. Gaji saya sebagai guru dengan 33 jam, sebesar 330.000/bulan. Punya isteri yg nggak kerja, 2 anak kembar kini sedang sekolah TK, ditambah saya sedang kuliah biaya sendiri. (katanya dibantu oleh pemerintah…Non sense..) itu cuma untuk guru setingkat SLTP, sedangkan saya mengajar di SMK Negeri, meski sudah didata, tunjangan fungsional yg 200 rb sebulan cukup lewat ditangan saja karena harus dikembalikan karena saya ngutang untuk kuliah.
    mungkin…
    bila pada akhirnya kita habis kesabaran..
    perlulah kita meminta suaka politik atau melakukan harakiri massal…..
    namun itu jika kita tidak memiliki iman
    teruslah berjuang dan berdoa teman-teman ku (081373667567)

  • AFFAN said:

    “”"”"”"”"”"P E N G U M U M A N “”"”"”"”"”"”"”"”"”"

    SEBENARNYA ADA JALAN KELUAR………………

    LEBIH BAIK UANG SERTIFIKASI GURU DIGUNAKAN UNTUK MENGANGKAT GURU HONOR DI SEKOLAH NEGERI.

    BAYANGKAN BERAPA RIBU GURU BERSERTIFIKASI, TAPI DENGAN KERJA YANG PAS-PASAN ATAU TIDAK ADA PERUBAHAN.

    MALAH GURU YANG PNS AKAN BANGGA DENGAN SERTIFIKASINYA, TETAPI TETAP TIDAK ADA KERJANYA…………….

  • SARNAN said:

    Kepada Yth :
    1. Bapak Presiden Republik Indonesia
    2. Bapak Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara.
    3. Bapak Gubernur DKI Jakarta
    4. Kepala Bawasda Pemda DKI Jakarta
    5. Kepala Biro Kepegawaian DKI Jakarta
    6. Kepala Dinas Dikmenti DKI Jakarta
    di Jakarta

    Dengan hormat,

    Dengan rasa hormat yang sedalam-dalamnya kami sampaikan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Menpan, Gubenur DKI Jakarta dan intansi terkaait yang sangat kami hormati dan kami kagumi. Untuk itu kami ingin menyampaikan rasa keprihatinan kami sebagai Tenaga Administrasi dan Pesuruh Honorer Sekolah SMA Negeri 55 Jakarta yang sudah lama kami mengabdi sebagai Tenaga Honorer (bukan PTT).

    Bapak-Bapak yang terhormat, data kami tiap tahun dilaporkan ke Dinas Dikmenti dan Sudin Dikmenti Jakarta Selatan (Isian Quesioner) dan telah kami sampaikan data tersebut ke Bawasda DKI Jakarta, tetapi kami mencari di Data Dbase belum ada. Apakah Laporan Kepegawaian dari tiap sekolah SMA/SMK Negeri di DKI Jakarta tidak terkaper terutama Tenaga Administrasi (TU) dan Pesuruh padahal kami pun sama bertugas membantu untuk mencerdaskan Bangsa yang berkecimpung di Bidang Pendidikan di tingkat SMA.Provinsi DKI Jakarta.

    Untuk tidak menimbulkan kecemburuan sosial, kami sampaikan keluhan-keluhan yang selama ini kami rasakan kepada Bapak dan Intansi terkait untuk meninjau peran serta kami dalam membantu mencerdaskan Bangsa. Kami mohon kepada Bapak untuk diangkat menjadi CPNS yang sangat kami idamkan selama ini (Pegawai Honorer) yang sudah diatas 15 tahun masa kerja.

    Demikianlah keluhan dan rasa keprihatinan kami sampaikan untuk dapat ditindak lanjuti. Besar harapan dan cita-cita kami apabila Bapak Presiden, Gubernur dan Intansi terkait dapat merespon perasaan kami.
    Sekali lagi kami mohon maaf yang sedalam-dalamnya atas kelancangan kami ini.

    Hormat kami a.n teman-teman (Pelapor) :

    Nama : SARNAN
    Tempat tanggal lahir : Kuningan, 17 Januari 1965
    Pendidikan : SMEAN. Tahun 1984
    Jabatan : Tata Usaha Honorer (SMAN. 55)
    Masa kerja : 20Tahun TMT (3 Desember 1986)
    Unit kerja : SMA Negeri 55 Jakarta

  • Iblis said:

    Jangan Mempermainkan Nasib Guru Guru Swasta dan GTT yang setiap harinya selalu diresahkan oleh ketidak adilan orang orang yang mempunyai kekuasaan, baik kekuasaan di instansi kerja maupun kekuasaan membuat PP Peraturan Perundang undangan.

    Rasanya sudah lelah, jiwa, semangat maupun pikiran kami, merasakan penderitaan dari dan oleh pengambil pengambil kebijakan seperti PP No. 48 Tahun 2005, yang jelas jelas dan sangat sangat TIDAK MANUSIAWI, DISKRIMINASI DAN BIADAB, SEKALI LAGI BIADAB !. Pernakah yang membuta PP tersebut melihat efek dan akibat apa bagi korban korban kebiadaban dan kebejatan dari PP NO.48 Tahun 2005 yang kami sebut dan namakan PP BANGSAT DAN PP IBLIS LAKNAT. Coba temui para korban serta pelaku pelaku yang telah didzolimi dan dianiaya oleh orang orang pembuat PP tersebut dengan meminjam Tangan Melalui Saran PP No. 48 Tahun 2005 tersebut. Pernakah ditemui, diajak berdiskusi, diajak bermusyawarah para korban kebejatan dan kebiadaban PP LAKNAT tersebut? PERSYETTTAAAAAAN….IBLISSSSSS……..TIDAK BERHATI NURANIIIIIIIIII…….BIADAAAAABBBBB…… Hapuskan PP. No.48 Tahun 2005 tersebut !!!!, serta berikan dan kembalikan HAK HAK akan para korban KEBEJATAN dari PP NO.48, Tahun 2005. PEMBUAT DAN PELAKSANA PP YANG TIDAK TAHU MALU, TIDAK TAHU HATI NURANI…..BANGSATTTT…..IBLISSSSSSSS….SYETAANNNNN….

  • agung said:

    hidup GTT/PTT, pegawai yang ajaib yang dengan 50-300 ribu dapat hidup dan menghidupi keluarga, pegawai yang mandiri dan berdikari sampai-sampai untuk mendapatkan pengakuan status harus berjuang sendiri tanpa ada yang mau peduli . Inikah Indonesia yang katanya menghargai guru ?. Setiap kenaikan gaji adalah kegembiraan bagi PNS tapi derita bagi GTT/PTT . Inikah janji SBY yang katanya akan mensejahterakan rakyatnya ?. Untuk mensejahterakan GTT/PTT saja tidak mampu. Untuk birokrat segera tobat !!!!

  • agung said:

    Guru diberi tunjangan sertifikasi atau tidak kerjanya ya pas-pasan. 1000% tunjangan sertifikasi tidak akan memajukan pendidikan nasional. Lebih baik dialihkan untuk mengangkat pegawai honorer GTT/PTT yang sudah puluhan tahun mengabdi …. akan lebih barokah. Depdiknas banci …. tidak pernah mau tahu ada pegawainya yang sudah mengabdi puluhan tahun tanpa pengakuan status…. harusnya malu !!!!!

  • honorer sekolah said:

    Bagaimana pak untuk honorer sekolah kapan didata ‘ kapan diangkat, umurnya sudah hampir pensiun

  • Jannah Ardo Nining Nainggolan said:

    Nasib kami tenaga honorer yang masa kerja di atas 01 january 2005 kami serahkan kepada Pemerintah, karena kami hanya Rakyat biasa kami hanya dapat berdoa

  • dienda_11@yahoo.co.id said:

    bapak SBY dan bapak Menpan saya tenaga honorer kab. sampang TMT terhitung 7 april 2005 bagaimana nasib kami apa ada kejelasan mengenai untuk masuk data base yg mana katanya tahun 2009 honorer akan diangkat menjadi PNS semua sedangkan tenaga kami sangat dibutuhkan dan porsi kerjanya lebih banyak dari pada yang udah PNS.

  • Nur said:

    Bapak Menpan yang baik.Saya mau tanya.Apakah tenaga honorer yang sudah terdata di KAnwil Depag tahun 2005.Dan di BKN bisa tidak terdata?Saya juga sudah memberi susulan data kembali.Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan.Apakah saya nantinya akan diangkat jadi PNS di tahun 2009 nanti?Tolong ya pak, beri kami kejelasan.Terima Kasih.

  • ZULFIKAR said:

    Kepada,
    Yth. Bapak Gubernur Prov. DKI Jakarta
    di
    Jakarta
    Assalamualikum Wr Wb…,
    Dengan segala hormat, saya operator komputer unit Kelurahan Kembangan Selatan, pendidikan S1 Ekonomi Akutansi sudah mengabdi selama 4 tahun di instansi Kelurahan sebagai honorer pembantu dalam merumuskan RKA, SPP, SPMG sampai dengan Laporan Keuangan dan Administrasi perkantoran lainya… ingin menanyakan status kami apakah Pemda DKI Jakarta mengakui adanya keberadaan kami dan dapat memperhatikan kejelasan nasib kami dalam rekruitment CPNS/PNS dan adakah kemungkinan kami diangkat menjadi CPNS sedangkan selama ini tidak ada satupun instansi dari BKD tingkat kota, BKD Provinsi memperhatikan operator komputer yang sangat membantu dalam hal pekerjaan di Pemda DKI Jakarta, bukankah sekarang ini Pemda sedang kekurangan SDM? dikarenakan banyaknya angka pegawai yang pensiun dll…, Mengapa tidak mengangkat pegawai dari OPERATOR KOMPUTER yang sudah mengerti dan paham mengenai pekerjaan di Pemda. dibandingkan dengan membuka secara umum itukan akan lebih mengeluarkan biaya yang luar biasa… kami hanya berharap bahwa keberadaan kami OPERATOR KOPMPUTER di instansi Kelurahan pada khususnya Kembangan Selatan dapat diakui dan diperhatikan. terima kasih.
    Wasalammualikum WR WB..
    Hormat Saya,
    PHL/Operator Komputer
    Kel. Kembangan Selatan

    ZULFIKAR

  • IDIK SODIKIN said:

    Kepada
    Yth. Bapak Gubernur Jawa Barat
    ( Bapak Ahmad Heryawan )
    di
    Bandung

    Assalamu’alaikum Wr. Wb
    semoga bapak sekeluarga mendapatkan perlindungan dari Allah SWT, selanjutnya saya adalah staf tenaga administrasi sekolah di SMP Islam Langen Kota Banjar ( sekolah yang pernah Bapak kunjungi sewaktu masih kampanye ) yang masih honorer. dengan hormat kami menyampaikan bahwa tenaga administrasi sekolah yang masih honorer tidak diperhatikan oleh pemerintah, berbeda dengan guru. misalkan guru mendapat tunjangan fungsional setiap 6 bulan sekali, namun kami tidak pernah mendapatkan tunjangan apapun. padahal honor kami jauh dibawah UMR kota ( tidak pantas kalau kami sebutkan disini)yang hanya mengandalkan dana dari BOS. semoga bapak bisa memperhatikan tenaga honorer baik yang ada dilingkungan dinas pendidikan maupun di Intasi lainya.
    sebelumya kami ucapkan terima kasih.
    hormat saya.

    Idik Sodikin

  • bio servitus said:

    Assalamualaikum Wr,Wb.
    Pak menteri yang terhormat , mudah-mudahan berita ini bukan cuma bualan menjelang pemilu. Ingat Allah maha mendengar janji kita, jadi jangan megumbar janji. Lebih baik segera meninjau kembali tiap pemda dan instansi apakah imbauan bapak mereka dengarkan atau tidak. Ingat yang membuat janji itu Bapak bukan para petinggi daerah / instansi. Terimakasih.
    Wassalamualaikum Wr, Wb.

  • REFIANDI, S. Si said:

    Yth. Bapak Menpan
    di Jakarta

    Kami atas nama Ikatan Guru Honor (IGH) PGRI Kabupaten Musi Banyuasin Propinsi Sumsel, yang merupakan ikatan GTT yang belum terdata dalam database BKN.
    Dengan ini mengajukan permohonan kepada bapak Menpan agar dapat dicatat dalam data base BKN. Kami telah beberapa kali mengajukan permohonan kepada pemerintah daerah Kab. Muba melalui BKD, akan tetapi kami tersandung PP 48 2006 dan PP 43 2007. PAdahal kami digaji dari APBD yang dibayar melalui Uang Komite Sekolah.jangankan tercatat di database BKN,dalam database BKD Kab. Muba pun kami tidak tercatat.
    Kami mohon bapak menteri segera menerbitkan PP baru yang mengatur tentang pengangkatan GTT dan PTT menjadi PNS.
    Terima kasih

  • Jannah Ardo nining nainggolan said:

    Mendiknas beserta dinas pendidikan yang didaerah, naif sekali rasanya bila hanya guru yang mendapatkan perhatian yang berlebihan dari Pemerintah, coba lah buka mata dan telinga wahai Pejabat Mendiknas tanpa Tenaga Administrasi mereka para guru akan jalan di tempat tapi mana ! mana perhatian anda untuk kami sungguh ini lah yang terjadi di Pemerintahan sekarang, Pengkotak kotakan status menjadi biasa di negara ini, bersikap adil lah !

  • Asep said:

    Yth. Bapak Menpan
    di Jakarta
    Assalamu’alaikum wr.wb
    Kami atas nama Forum Pegawai Honorer Murni (FPHM) Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat, yang merupakan ikatan GTT yang belum terdata dalam database BKN.
    Dengan ini mengajukan permohonan kepada bapak Menpan agar dapat dicatat dalam data base BKN. Kami telah beberapa kali mengajukan permohonan kepada pemerintah daerah Kab. Kuningan melalui BKD, akan tetapi kami tersandung PP 48 2006 dan PP 43 2007. Padahal kami digaji dari APBD yang dibayar melalui Uang Komite Sekolah.jangankan tercatat di database BKN,dalam database BKD Kab. Kuningan pun kami tidak tercatat.
    Kami mohon bapak menteri segera menerbitkan PP baru yang mengatur tentang pengangkatan GTT dan PTT menjadi PNS.
    Terima kasih

    Wassalam
    Asep Sukianto

  • DEDEN GUNAWAN, SH said:

    SAYA KORBAN PELANGGARAN HUKUM DAN HAM OLEH PEMERINTAH, SAYA SUDAH TERDAFTAR DI DATABASE BKN SESUAI PP 48 TH. 2005, BUKANNYA DIANGKAT CPNS MALAH DI PHK SEPIHAK, PADAHAL SAYA DAN TEMAN2 SEBANYAK 6.150 LAINNYA TIDAK PERNAH MELAKUKAN PELANGGARAN UNDANG-UNDANG,

  • samsul alam said:

    Pak Presiden & Pak MenPAN yg bijaksana.
    Pantaslah dapat acungan jempol & aplaus dlm kepeduliannya terhadap tenaga honorer yang akan di PNS kan sampai tahun 2009 dgn diterbitkannya PP 48 tahun 2005 & PP 43 tahun 2007. sebagai tenaga sukarela di instansi kesehatan yg Non APBD/APBN. kami menunggu PP baru BAPAK perihal PNS untuk tenaga sukarela. TERIMA KASIH. Kami SALUT padamu PAK

  • dedy said:

    Asslam….
    Pak Menpan…Gimana Nasib Tenaga Honorer Yang Belum Masuk Database???
    Saya kemaren Mulai Honor Juni 2007…
    sekarang saya uda bekerja hampir 2 tahun…
    mohon Penjelasan Bapak…
    Terima Kasih..
    Wassslm

  • Ratna Sari Pasaribu said:

    Bapak Menpan yang terhormat saya mau tanyakan kapan adanya pengangkatan guru - guru honor khusus penggajian dari komite / BOS padahal kami sudah menganbdi sebagai tenaga pengajar kurang lebih 3 tahun keatas??? tolonglah tanggapannya.tx

  • ANDI said:

    Mudah - mudahan ini menjadi kenyataan, saya sudah menjadi tenaga honorer di kabupaten bekasi(TU SMA Negeri) sudah mengabdi selama 17 th, alhamdullilah sampai saat ini saya belum diangkat menjadi cpns ? saya heran kok banyak yang diangkat menjadi cpns yang dari data base , ternyata banyak yang tidak menghonor, alias bodong terutama pengangkatan cpns dari guru sd itu banyak yang cuma nama aja karena orang tuanya sebagai kepsek SD. sehingga mereka memasukan data anaknya kedalam data base. sekarang banyak yang diangkat/ ini kami merasa dizalimi.

  • Aminah said:

    Yth, Menpan RI, begini pak, kami di Kabupaten Bengkalis Khusunya Tenaga Honorer yang penerbitan SK nya Per Maret Tahun 2005 belum masuk dalam data base di BKN. Sedangkan menurut pernyatan Bapak Menpan bahwa Bapak sudah mengingatkan kepada seluruh Kepala Daerah untuk mengusulkan SELURUH TENAGA HONORER yang ada di Kabupaten/Kota masing-masing. Ternyata pada kenyataannya Kami di Kabupaten Bengkalis belum terdata di Data Base BKN Pusat. Menurut informasi yang kami terima bahwa Tenaga Honorer yang masuk dalam Data Base BKN adalah Honorer yang penerbitan SK nya Desember 2004. Jadi, kami sangat berharap kebijaksanaan Bapak Menpan.

  • AHMAD DAIM said:

    Yth Bapak Menpan RI, begini pak, kami di Kabupaten Tulungagung Khusunya Tenaga Honorer yang dari sekolah swasta belum masuk dalam data base di BKN, Pada hal antara sekolah negeri dan sekolah swasta sama-sama mendidik anak bangsa dan di undang-undang ini tidak membeda-bedakan antara sekolah yang negeri dengan sekolah swasta. Jadi, kami sangat berharap kebijaksanaan Bapak Menpan.

  • Mumu Mutaqin said:

    Kepada :
    Yth : Bapak Gubernur Jawa Barat ( Ahmad Heryawan )
    di
    Bandung

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    semoga bapak dalm lindungan Allah SWT dalam menjalankan tugas sebagai Gubernur Jawa Barat, selanjutnya saya adalah salah satu pegawai honorer yang tidak dibiayai oleh APBN / APBD, di angkat oleh kepala Sekolah. saya mau bertanya apakah ada kesempatan bagi saya untuk bisa menjadi pegawai tetap yang di biayai oleh APBD / APBN. sedangkan saya bekerja di sekolah yang swasta yang bernaung di bawah Dinas Pendidikan.

    Wassalam

    Mumu Mutaqin

  • Ahmad Mualim said:

    Kepada :
    Yth : Bapak BKN
    di
    tempat

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Bapak kepala BKN yang saya hormati, saya mau bertanya apakah akan ada pendataan kembali pegawai honorer yang belum masuk database untuk tahun berikutnya, saya dengar bahwa tenaga honorer yang sudah masuk database akan selesai pengangkatan tahun 2009? sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

    Wassalamu’alaikum

    Ahmad Mualim

  • Rio said:

    saya teringat dengan program sekolah garatis yang dicanangkan oleh pemerintah ! kaya nya itu cuma mimpi, kalau dilihat dari banyaknya GTT dan PTT yang belum diangkat menjadi CPNS masalahnya dalam setiap rapat awal tahun pasti yang dibicarakan masalah biaya operasional sekolah, salah satunya untuk membiayai PTT dan GTT yang menjadi acuan untuk memungut biaya dari komite. selama masih ada PTT dan GTT di sekolah kayaknya sekolah gratis menjadi impian doank !!

  • r subur said:

    R. subur, 44 tahun, NIGB.100200780, Unit tugas SD BPI Kec. Lengkong kota Bandung Jawa Barat, Masa kerja 21 tahun mohon kejelasan yang pasti realisasinya tentang pengangkatan CPNS dari GBS dari pihak yang terkait dan berwenang karena dilihat dari pp48/43 telah memenuhi syarat

  • sugiarto said:

    kami tenaga honorer dipenda kepri tak ada satupun nama kami yang masuk dalam data base padahal SK kami tahun 2005.mohon perhatian dari bapak2 di BKN

  • eko-Tegal Jateng said:

    KEPADA
    BAPAK MENPAN
    DI JAKARTA

    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Dengan Hormat.
    Puji syukur pada ALLAh kami doakan kepada SBY dan MenPan Beserta Jajarannya, semoga ALLAh selalu memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugasnya untuk menuntaskan tenaga honorer Non APBD/N
    Kami mendukung segala upaya pemerintah untuk menselesaikan Honorer NON APBD/N tahun 2009, Apalagi kami khususnya JATENG juga sudah pernah pendataan dan dinyatakan LOLOS Dengan Honorer APBD/N terbukti dari hasil pengumuman di BKD daerah dan BKD Prop. untuk itu kemi mohon secepatnya untuk dikeluarkan SE MENPAN untuk penyelesaian kami yang berjumlah -+ 27.200 Honorer Non APBD/N dan segera meregulasikan data kami kedalam date base BKN. terimakasih
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  • SOLIHIN said:

    Kepada
    Bpk. MENPAN
    di
    J A K A R T A

    Assalamu’alaikum wr.wb
    Dengan hormat
    Dengan segala kerendahan hati, kami atas nama TU dan Penjaga SMP Negeri 9 Sumedang yang masih berstatus Honorer Non APBD-APBN yang sudah memiliki masa kerja mulai dari yang terendah 3 tahun s/d yang tertinggi 17 tahun bermaksud menyampaikan keluhan kepada Bpk MENPAN yang terhormat untuk dapat mengangkat kami sebagai PNS dengan pengabdian kami yang sudah lama. demikian yang dapat kami sampaikan, besar harapan kami untuk diangkat menjadi PNS. mohon diperhatikan….

    wassalam…

    S O L I H I N

  • wiwiek said:

    Bapak Presiden yg terhormat,kami sekumpulan orang-orang yang tertindas nasibnya ingin mengadakan barter dengan bapak presiden yang baik hati,apabila kami bisa diangkat menjadi pns sebelum pilpres mendatang,kami sepenuhnya akan mendukung bapak untuk maju lagi menjadi pemimpin bangsa yang tercinta ini.Sungguh,tenan lho pak….

  • Ridho said:

    Kami Tunggu Kabar BAik Dari Menpan

  • Ridho said:

    Kami Pegawai Tidak Tetap di Kabupaten Belitung Timur, Menunggu Kabar Baik Dari Menpan untuk pengangkatan kami yang masih tersisa 55 Orang. Thanks Pak Menpan

  • nurlaila said:

    Pak Presiden yang baik hati, kami dari SMA NEGERI 3 PANGKALPINANG sudah mengabdi di sekolah negeri sebagai pegawai tidak tetap selama 12 tahun tidak masuk dalam database. Harapan kami semoga Pak Presiden memperhatikan nasib-nasib yang honor sebab kami mempunyai keluarga untuk diberi makan. Pak Presiden angkatlah kami menjadi PNS, kami akan berterima kasih dan akan memilih Bapak kembali menjadi Presiden RI lagi. Kami ingin membahagian keluarga kami.

  • ikhsan muchlisien said:

    kepada yth : Bapak presiden
    Pada tahun 2006 saya diminta untuk mewakili tenaga guru honorer yang tidak terdata dlm data base ke jakarta menemui MENPAN, BKN, memberikan surat kepada Presiden dan Kapolri tentang penyimpangan dan pengaduan tenaga guru tersebut. Sdr. Yulia, SPd, Andriani, dan Yulia Hartati SPd mendapatkan surat balasan dari 9949 ( sdr. Sardan Marbun ), kenyataannya tidak diproses BKD Kabupaten Kerinci alias surat Bapak Presiden dianggap angin lalu. Sudah wajar, terjadi demo menjungkal Fauzi Siin Bupati Kerinci ( RCTI, Trans TV, TV one dan lain-lain, Desember 2008, karena anak keponakan para pejabat yang mampu menggeser nama nama tenaga honorer yang sudah lama dan tes cpns dari 2005 hingga 2009 tetap saja seperti itu. Saya berharap SBY dapat datang ke Kerinci melihat hasil ulah dari kroninya Fauzi Siin mulai tes cpns hingga dugaan KKNnya yang enggan diusut KEjagung RI, Kapolri dan KPK. Nampaknya untuk di Kabupaten Kerinci, program Bapak SBY adalah NOL. terima kasih. Ikhsan Muchlisien Daraqthuni.

  • SB. RIANTO said:

    Yth. Bapak Presiden dan Bapak Menpan

    Saya adalah Salah satu Pegawai Tidak Tetap (PTT)/ Honorer Komite non APBD di salah satu SMK Negeri yang ada di Kabupaten Asahan. saya sudah bekerja 9 tahun, saya sudah muak dengan janji - janji yang diberikan oleh Pemerintah tapi ga ada realisasinya untuk mengangkat kami tenaga honor. Perlu saya sampaikan kepada Bapak Presiden dan Bapak Menpan bahwa untuk menembus menjadi Tenaga Honor Daerah dan Masuk ke dalam Data base itu tidak mudah, karena berdasarkan fakta yang ada yang masuk ke dalam Honda dan data base kebanyakan ANAK, KEPONAKAN, SAUDARA dan RELASI PEJABAT saja, sementara kami yang tidak mempunyai Chanel ke BKD hanya gigit jari saja pak. Jadi Kami Mohon kepada Bapak supaya kami PTT dan GTT diperhatikan juga dan didata kembali untuk masuk ke data base, dan kami minta supaya pendataan dilakukan langsung oleh tim independen yang mengurusi masalah PTT dan GTT bukan daerah yang mendata karena kalau daerah yang mendata KKN tidak akan dihindarkan lagi Pak dan Kejadian tersebut akan berulang - ulang terus. Saya doakan Semoga Bapak SBY terpilih kembali dan kami mohon perhatikanlah kami PTT dan GTT karena kami manusia yang ingin hidup lebih baik, yang tidak ingin selalu ditindas. tolong Pak!

  • agoes said:

    yth, Bapak presiden dan Bapak Menpan Indonesia

    saya adalah salah satu tenaga kerja honorer di depkeu saya sudah terdaftar di database sejak tahun 2006 di bkn.ada punhal yang ingin saya sampaikan adalah tentang honorer di depkeu mengapa di departemen keuangan tidak dilaksanakan pengangkatan tenaga honorer menjadi pns padahal kami mempunyai kemampuan yang hampir sama dengan pegawai depkeu.kami juga warga indonesia yang berhak untuk mendapatkan pekerjaan seperti tenega honorer yang lain yang telah diangkat,,,wahai Bapak yang mempunyai kuasa di repulik indonesia ini kami berharap banyak kepada bapak Presiden.

    ” KAMI AKAN MENDUKUNG BAPAK DI PEMILU MENDATANG AGAR KIRANYA MENGERTI JUGA DENGAN NASIB KAMI YANG MASIH TER OMBANG AMBING”

  • dodi said:

    yth, bapak peresiden Ri

    saya adalah warga indonesia yang taat hukum tapi kami tidak diperhatikan oleh hukum,semestinya kami juga mempunyai hak-hak yang sama dengan warganegara yang lain yangg tingal di dalam maupun di luar negeri ,,.kami akan mendukung bapak di pemilu untuk menjadi presiden RI untuk preode berikutnya,,,asal nasib kami tenaga hohonore di depkeu di angkat menjadi PNS,,,sejak tahun 2006 tenaga honorer depkeu berjumlah 3000 orang belum ditambah dengan keluarga yang pasti bapak mengumpulkan 1000.000 suara di pemilu mendatang

    ” KAMI INI ADALAH ORANG MISKIN TAPI MEMPUNYA KEMAMPUAN YANG LAYAK

    UNTUK DI PERHITUNGKAN “

  • agoes said:

    Ya,,,,,,,,,,ALLAH yang maha pengasi lagi maha penyayang hanya kepadamulah kami mengadu,,,,,,,,,,dan meminta pertolongan,,,,,,,,,,
    ya,,,,,,,,,,,,,Allah tunjukkanlah kebesaran mu buka kan lah hati bapak-bapak penguasa di negara indonesia ini jangan sampai engkau memberikan azab kepada mereka karena azabmu terlalu menyakitkan bagi mereka,,,,,,,,,,,,,

  • mungkar nakir said:

    yth bpk menpan

    bagai mana jadinya nasib kami yang tak tersentu oleh menpan kami juga mahluk tuhan YME sama seperti bapak yang mempunyai hati nurani,,,tidak akan berdosa bila mengangkat kami menjadi pns karena bapak orang yang bijaksa tolong di perhatikan kami honorer di depkeu

  • wandi said:

    kasihan kami semua ingin sekali mensejahterakan keluarga, namun yang kami tunggu - tunggu tak paeranah ada, perdikat CPNS tata usaha di sekolah kami, kapan kami dapatkan itu semua???

  • VIONA NATALIA said:

    Yth. Bapak Presiden dan Bapak Menpan

    Saya adalah Salah satu Pegawai Tidak Tetap (PTT)/ Honorer Komite non APBD di salah satu SMa Negeri yang ada di Kabupatenb BLORA JAWA TWNGAH. saya sudah bekerja 10 tahun, saya sudah CAPEK dengerin janji - janji yang diberikan oleh Pemerintah tapi ga ada realisasinya untuk mengangkat kami tenaga honor. Perlu saya sampaikan kepada Bapak Presiden dan Bapak Menpan bahwa untuk menembus menjadi Tenaga Honor Daerah dan Masuk ke dalam Data base itu tidak mudah, karena berdasarkan fakta yang ada yang masuk ke dalam Honda dan data base kebanyakan ANAK, KEPONAKAN, SAUDARA dan RELASI PEJABAT saja, sementara kami yang tidak mempunyai Chanel ke BKD hanya gigit jari saja pak. Jadi Kami Mohon kepada Bapak supaya kami PTT dan GTT diperhatikan juga dan didata kembali untuk masuk ke data base, dan kami minta supaya pendataan dilakukan langsung oleh tim independen yang mengurusi masalah PTT dan GTT bukan daerah yang mendata karena kalau daerah yang mendata KKN tidak akan dihindarkan lagi Pak dan Kejadian tersebut akan berulang - ulang terus. SAYA DOAKAN SEMOGA BAPAK SBY terpilih kembali dan kami mohon PERHATIKANLAH kami PTT dan GTT karena kami MANUSIA yang ingin hidup lebih baik, yang tidak ingin selalu DITINDAS. tolong Pak!

  • AGUS said:

    Pak Presiden yang baik hati, SAYA sudah mengabdi di sekolah negeri sebagai pegawai tidak tetap selama 10 tahun telah masuk dalam database pemerintah kabupaten. Harapan kami semoga Pak Presiden memperhatikan nasib-nasib yang honor sebab kami mempunyai keluarga untuk diberi makan. Pak Presiden angkatlah kami menjadi PNS, kami akan berterima kasih dan akan memilih Bapak kembali menjadi ORANG RI lagi. Kami ingin membahagian keluarga kami. TOLONG PAK DIPERHATIKAN KAMI-KAMI YANG MENGABDI DI INSTANSI NEGERI/PEMERINTAH.

  • Saut Nainggolan,S.Pd said:

    Yth. Bpk Presiden dan Pak Menpan tolong guru honorer.Saya terus terang Pak, untuk mengatur keuangan saya agar cukup 1 bulan, saya harus makan satu kali sehari, kalau ada hati suci Bapak Presiden dan Menpan tolang diperhatikan. Soalnya saya udah mengabdi mengajar menjadi guru honorer itu udah 7tahun.masih banyak lagi yang mau saya ungkapkan kepada bapak Presiden dan Bapak Menpan apa isi hatiku ini,ingin rasanya menjerit sekuat-kuatnya,tapi saya cukup berdoa agar hati bapak bergerak melihat kami guru honorer.Beda dengan guru yang sdh PNS mereka bisa tertawa melihat kami guru honorer,PNS slalu penambahan gaji sedangkan kami slalu menagis,padahal kami honorer lebih giat mengajar namun kenyataan yang kami dapat hanyalah tangisan. Demikian cerita isi hatiku walaupun sedit saya paparkan namun bapak udah mengerti nasib kami guru honorer ini. Teriring Salam dan Doa.

  • Mala said:

    Yth. Bapak Presiden dan Bapak Menpan
    Saya adalah seorang honorer di Dinas Pendidikan Provinsi menjadi honorer sudah 7 tahun dengan pegabdian dari tahun 2002 sampai saat ini. Saya bertugas dengan SK sebagai Supporting Konsultan yang honorernya dibiayai dari Satuan Kerja Dana Dekonsentrasi APBN.
    Bapak Presiden dan Bapak menpan apakah saya berhak menjadi seorang PNS dengan menggunakan SK Honorer sebagai supporting Staff yang sudah berpengalaman selama 5 tahun, dan 2 tahun sebagai honorer biasa.
    sebelumnya saya sudah baca di UUD CPNS dan disana tertulis kalau honorer yang dibiayai dari dana APBN atau APBD berhak menjadi PNS tapi sayang karena sejak pengusulan tahun 2005 nama saya tidak terdaftar di database, dan sampai saat ini masih menanti pendataan lanjutan berharap rancangan Undang-undang akan lahir kembali dan memberikan kesempatan agar nama saya terdaftar menjadi CPNS.
    Bapak Presiden dan Bapak Menpan yang bijaksana tolong berikan jawaban dan kesempatan kepada saya ini.

  • heru said:

    Bapak Presiden dan Bapak Menpan yang saya hormati.
    Saya seorang GTT mulai 1 Agustus 2005 dan ketika ada pendataan tahun 2005 yang lalu saya merasa dipersulit untuk kiranya dapat didata dalam database dan walaupun jarak rumah ke sekolah kurang lebih 12 km namun tiap hari saya selalu masuk walaupun harus memakai sepeda.yang ingin saya tanyakan Apakah masih ada pendataan lagi bagi kami GTT yang belum masuk database untuk dapat didata lagi menjadi PNS?Mohon kiranya Bapak Presiden dan Bapak Menpan untuk memperhatikan nasib kami,sekian terima kasih.

  • leenoth said:

    bapak menpan sayapenjaga sekolah internasional(RSBI)diyogyakarta.tapikenapa ya pak kok nasib saya masih tak menentu .apakah saya sbg kaum sudra juga boleh jadi pns pak…? TERUNTUK PAK SBY:1.POKOKE PEJAH GESANG NDEREK PAK SBY
    NB:SAYA SUDAH 10TH MENGABDI DAN SEKARANG ANGGOTA FTHSNI KAB SLEMAN

  • Agatha said:

    Bapak Presiden n’ menpan yang bijaksana saya seorang PTT dengan SK Pengangkatan 2005, masalahnya saya tidak terdata dalam data base, gimana kedepannya pak..apakah saya masih ada harapan untuk diangkat menjadi CPNS..Terimakasih ya pak atas kebijaksanaanya.

  • jani artiasari said:

    ass, pa kapan kepastian pengangkatan PNS dari TKK yang sudah masuk database?kami semua menunggu kepastian dan jawabannya, terima kasih.

  • jani artiasari said:

    pa maaf ketinggalan, rekan-rekan sy yang memiliki SK TKK tahun 2005 bagaimana, apa akan diangkat juga jadi PNS atau masuk waiting list?

  • lana clarissa anggraeni said:

    yanh terhormat bapak presiden Sby, nama saya ana. saya sudah 5 tahun mengabdi di salah satu sekolah SMk negeri di pasuruan jatim. mulai tahun 2005-2009. saya mempunyai sk honorer dari bupati, karena masa kerja saya waktu itu kurang dari 1 tahun maka saya tidak masuk data base. saya bagian stuktural (tata usaha. teman - teman saya semua suda diangkat dan masuk data base.pemerintah yang akan megangkat 83.450 tenaga honorer menjadi cpns, apa saya termasuk disitu? karena yang tidak masuk data base akan diangkat semua th 2009 apa benar? apa saya akan masuk bapak sby yang terhormat? terima kasih jawabannya

  • moh.muttaqien said:

    Pak Taufiq, mohon honorer non APBN/APBD segera dibuatkan kebijakan untuk diangkat menjadi CPNS. Insya Allah cukup signifikan untuk mengantarkan SBY for President. Mengingat secara kuantitas jumlahnya mencapai 1 juta lebih. secara kalkulatif, diprediksikan bisa mendulang 3 x lipat ( suami/istri, juga famili/saudara ). Tks pak

  • SIDO SUROYO said:

    Marilah kita berdoa bersama-sama, semoga apa yang sudah menjadi rencana kerja Bapak Menteri dapat mencapai tujuannya, dan Bp. SBY dapat menjabat sebagai presiden kembali untuk meneruskan program yang sudah berjalan. Aaaamiiiiiin.

  • sayi said:

    Yth.bapak Menpan
    tolong donk cpat diurus..
    khususnya di daerah Banyuwangi.
    ksian kluarga kami pak..
    saya masih kelas 2 SMA banyak biaya sekolah pa….k…

  • seiya banyuwangi said:

    salam
    yth.Bapak Menpan
    cpetan diurus ya pak….
    kami sangat membutuhkan biaya untuk sekolah kami.
    tolong bapak lebih bijaksana
    saya yakin bapak adalah orang yang baik hati
    kalau tidak begitu mana mungkin bapak bisa jadi Menpan..
    tolong cepat diurus ya pak…
    khususnya di daerah Banyuwangi-Genteng.
    kami butuh biaya besar untuk sekolah kami
    apalagi cita-cita saya jadi dokter..
    butuh biaya besar,,tapi kalau gaji ibu saya dihentikan begini,susah juga kami pak
    mohon bapak ngerti
    ~_~

  • heri said:

    pak menpan,
    saya gtt di sma negeri di mojokerto dan telah bekerja sebagai gtt sejak juli 2005, bagaimana dengan rencana bapak menpan yang akan mendata dan menuntaskan seluruh gtt untuk diangkat menjadi pns paling lambat tahun 2009 pak. kami sangat berharap agar bapak benar-benar merealisasikan program suci tersebut. terima kasih pak menpan. semoga bapak menpan dapat merespon suara hati kami dan membuat the dream come true.

  • Roy Abdilah said:

    saya salut ama bapak selaku menpan yang bijak dalam membantu teman-teman tenaga honorer yang dibiayai oleh APBN dan APBD diangkat CPNS sampai dengan tahun 2009.tapi kapan yang tersisa tahun 2009 ini pengumumannya … kami tunggu …. oh ya jangan lupa teman2 yang tidak masuk database juga ntar dibantu. trima kasih

  • RIVI HAMDANI said:

    Pak tolong pikirkan nasib kami guru honor yang sudah mengabdi sudah lama , pak tolong kami di masukan ke dalam data bhase.dari guru-guru honor di tanjung balai.

  • Srie Bengawani said:

    Yth. Bp Taufik
    Saya sangat menanti realisasi janji bapak
    Trimakasih

  • joko tole said:

    bapak 2 yth, tolong perhatikan nasib kami honorer kapan pak ada realisasi untuk pengangkatan honorer yg masuk data base belum tuntas….
    moga-moga aja tidak lupa karena sibuk kampanye ….
    kalo di tuntaskan kami juga nggak akan lupa jasa bapak….
    pasti lanjutkannnnnnn……..

  • tasirod said:

    terimakasih atas perhatian
    akhirnya honorer dep keu akan diangkat menjadi cpns. semoga amal dan ibadah bapak menpan diterima Allah SWT.

  • iwan said:

    Assalamu’alaikum pak menpan..
    semoga janji yang bapak sampaikan bisa tersentuh untuk tenaga honorer di keuangan..saya tunggu janji bapak
    terimakasih…
    wassalamu’alaikum…

  • John Terry said:

    Yth. Bpk. Presiden & MenPan
    Kami merasa lega mendengar statement bapak bahwa akan menuntaskan tenaga honorer menjadi CPNS paling lambat tahun 2009. Perlu diketahui kami adalah Tenaga Kontrak Petugas Lapangan GERHAN (PLG)Dinas Kehutanan dari Dirjen RLPS DepHut di wilayah DAS Barito Kab. Barito Selatan, Prop. Kalimantan Tengah. Sudah hampir 3 tahun mengabdikan diri untuk melestarikan hutan dengan melaksanakan penghijauan bersama-sama dengan kelompok tani. Kalau boleh kami usul supaya nasib kami juga diperhatikan dan di masukan kedalam Data Base CPNS, jumlah kami PLG banyak menyebar di Kal-Teng dan Kal-Sel. Jikalau itu terwujud maka akan menjadi penyemangat kami dalam menyelamatkan hutan dari kerusakan dan sampai sekarang semangat kami tetap tidak akan luntur….
    Demikian keluh kesah kami, semoga menjadi bahan pertimbangan bapak..
    LANJUTKAN…!!!

  • Jhone said:

    Mudah-mudahan menepati janjinya, jangan hanya pemanis kata. bernari di atas penderitaan pegawai magang!!!

    Saya adalah Pegawai honorer/magang sudah BELASAN tahun di Pemda Provinsi DKI Jakarta, tetapi belum juga ada peningkatan status menjadi PTT/PNS. Kenapa yang PTT kebanyakan wajah-wajah baru, baik dari DKI maupun Luar DKI yang kebetulan mempunyai kerabat PNS DKI, mungkin karena jalur Nepotisme/Kolusi. Tolong perhatikan kami agar diangkat PTT dan mohon di data ke setiap Instansi masih banyak terdapat orang-orang yang senasib dengan saya. Mengingat sekarang kebutuhan hidup makin tinggi dan biaya ekonomi juga semakin mahal. Satu sisi saya hanya gigit jari bila mendengarkan PNS mendapatkan gaji, Insentif, rapel, honor, TPP, Kesra dll. Jam Kerja sama akan tetapi penghasilan 180 derajat sangat menyolok berbeda, dimana hati nurani Bapak/Ibu pejabat-pejabat ( BKD ). Apakah sudah tidak punya rasa manusiawi yang katanya hidup di negara Pancasila sehingga kami dianggap hewan. Menangis batin saya, telah banyak kezoliman. Sekali lagi dengan kerendahan hati mohon kepada siapa saja yang mempunyai hati nurani baik Pejabat DKI maupun Gubernur DKI serta jajarannya atau para pembaca ungkapan hati saya ini agar nasib pegawai magang yang sudah mengabdi belasan tahun bisa diangkat PTT/PNS, DATA-LAH SECARA MERATA DARI TINGKAT WALIKOTA SAMPAI PROVINSI. Ya Tuhan dengarlah jerit hati kami…
    Di sekeliling kami orang-orang PNS bermewah-mewah sibuk mengumpulkan harta, sedangkankan kami hutang dimana-mana guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

    Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

  • toni hendrayadi said:

    Pak Menpan apakah ada harapan bagi saya TKK yang TMT 11 Pebuari 2005 Kab.Garut untuk diangkat jadi PNS

  • SUPRANI said:

    Assallamu’alaikum.Wr.wb.
    Saya sepakat dengan rekan2 yang sudah duluan memberikan komentar dan keluh kesahnya kepada Yth. Bapak Menpan dan Presiden RI, jujur saya juga sama pak,, bekerja sebagai Tenaga Kontrak Kerja (TKK) sejak September 2005 tepatnya di Pemerintahan Kabupaten Pandeglang Proponsi Banten dengan khonararium Rp.192.500,-/bulan namun kami tetap semangat dalam melaksanakan tugas walaupun khonor kami sebesar itu dengan harapan dapat berubah ke arah yang lebih baik yaitu dapat di angkat menjadi CPNS layaknya rekan2 yang sudah duluan di angkat,,dan kami pun mengharapkan agar disegerakan masuk data best BKN,agar proses pengangkatan bisa secepatnya kami raih…
    Kami selalu menunggu dengan sabar adanya berita yang sangat kami nantikan dari pihak pusat maupun pejabat yang berwenang untuk mengubah nasib kami (TKK) yang ada di daerah Kabupaten Pandeglang. wasslam.Wr.Wb

  • RIVI HAMDANI said:

    SALAM HORMAT KEPADA
    BAPAK PRESIDEN DAN PAK MENPAN
    PAK LIHAT KAMI NASIB PTT DAN GTT DI KOTA TANJUNG BALAI YG BELUM LAGI JELAS MAU DI MASUKAN DATABHASE PADAHAL KAMI SUDAH CUKUP LAMA MENGABDI PULUHAN TAHUN DI SEKOLAH NEGERI, KAMI BERHARAP SEMUA MASUK DATABHASE DAN DIANGKAT MENJADI CPNS SLM KAMI DR GTT DAN PTT SEKIAN DAN TERIMA KASIH, SEMOGA BPK MENPAN BERTINDAK DENGAN CEPAT.

  • Firda Susila N said:

    Saya yakin dan percaya akan janji Bapak MENPAN & Juga Bapak Presiden SBY.. bahwa saya selaku Guru Sukwan/ GTT di Daerah terpencil akan segera diangkat.. namun waktu saja yang belum mengizinkan.. oleh karena itu saya sangat mendo’akan kepada Bapak Menpan & Juga Bapak Presiden RI, untuk segera mempercepat waktu pengangkatan tersebut.. Mari Kita dukung terus SBY.. agar semua program secepatnya terealisasi dan bisa menjadikan Indonesia menjadi bangsa yang terdepan karena Guru2nya Sejahtera.. Amin !!!!

  • anak banjar said:

    mohon maaf sebelumya kepada menpan, saya warga Kota Banjar Jawa Barat, saya mau menanyakan masalah pengangkatan CPNS di KOta Banjar,apakah dalam pengangkatan CPNS tidak memperhatikan tenaga honorer, sehubungan dengan pengangkatan di Kota Banjar yang jadi CPNS sekarang mayoritas orang luar kota Banjar dan bukan honorer di banjar, bahkan ada honorer dibanjar yang sudah mengabdi selama 11 tahun dan asli kota banjar tidak masuk CPNS dan Database, tapi herannya di KOta Banjar yang tidak ada pormasi bisa masuk jadi CPNS, bahkan menurut kabar 80% yang diterima orang luar banjar, apakah mungkin ada calo PNS di Kota Banjar …..???? kalau ada kami mohon untuk diperiksa oleh KPK sekalian terutama BKD Kota Banjar dan Pengadaan CPNS kota Banjar.terima kasih atas perhatianya.

  • khotim azza said:

    Bapak presiden dan menpan yang kami hormati. kami adalah bagian dari program PNPM mandiri perkotaan yang mengabdi demi negara dengan menjadi fasilitator kelurahan.kami juga bagian dari anak negeri yang mencari kepastian masa depan yang lebih jelas. tolong jangan anak tirikan kami dengan hanya di kontrak lalu di konrak lagi tanpa tau kapan nasib kami akan terus kami gantungkan pada progam pnpm. alangkah berbahagianya kami yang tersisih dari perburuan formasi CPNS ini untuk juga di perhatikan seperti halnya para tenaga honorer atau kontrak di pemda/pemkot.setidaknya diberi kepastian untuk juga di usulkan bisa menjadi CPNS. kami sudah berusaha untuk bisa memberdayakan masyarkat miskin untuk menjadi masyarakat madani. tapi kami sendiri belum bisa di katakan berdaya bila nasib kami juga tidak jelas. tolong kepada bapak presiden SBY yang telah menang untuk yang kedua kalinya, perhatikanlan nasib kami ini kami sungguh mendukung proga-proram bapak yang pro kerakyatan.semoga bapak tetap di beri limpahan rahmat dan inaya dari Allah SWT. dan juga tetap sehat wal afiat.AMiennnnn………………………….!!!!!!!!!!!!!

  • toni hendrayadi said:

    pak menpan yang terhormat
    apa ada harapan bagi kami TKK 2005 Kabupaten Garut sebelum PP 48 terbit untuk diangkat cadi PNS,Semoga bapak menpan membuat kebijakan buat TKK 2005 Jadi PNS terima kasih.

  • Wurdaningsih, SS, MPP said:

    Bapak MenPan yang terhormat,

    Saya sudah mengabdi di Universitas Andalas Padang sebagai dosen Honerer sejak tahun 2001. Pada saat penegisian database tenaga honerer 2005, saya sedang melanjutkan study master di Australia, sehingga saya tidak terdaftar dalam data base. Berdasarkan petunjuk Bapak rektor saya dianjurkan mengisi database susulan, dan sudah dikirim ke Dirjen DIKTI, namun sampai saat ini belum ada jawabannya.

    Bapak Menpan yang terhormat, apakah saya bisa diangkat menjadi PNS?
    Saya menunngu jawaban dari bapak
    Terima kasih pak Menpan.

  • honorer depag said:

    bapak MENPAN Yth.
    yang ingin saya keluhkan disini adalah perkara pengangkatan Tenaga Honorer di Kandepag Kab.Cianjur, Kami masuk database pada pendataan tenaga honorer pertama tahun 2005 diselenggarakan namun tiap kali dipampangkan pengumuman pengangkatan selalu bukan dari Tenaga Honorer yang lulus pendataan / dari Database.setelah kami tanyakan ke banyak pihak jawaban yang kami dapatkan cukup mengejutkan bahwa “data yang lulus pendataan pada tahun 2005 itu telah hangus dan tidak dapat diprioritaskan menjadi CPNS”bagaiman itu Pak?ada beberapa dari kami yang sudah digaji dari anggaran DIPA namun pembayaran yang dilakukan didaerah sangat tidak sesuai,karena harus dibagi dengan Honorer yang lain.bahkan penah 7 bulan Honor kami tidak diberikan sedangkan dananya telah cair dan telah disetorkan lengkap dengan SPMnya (yang tidak kami tanda tangani dan tidak kami ketahui)ke pusat,bagaimana sekiranya langkah yang akan Bapak tempuh untuk membenahi semua ini?kami tunggu jawaban atas keluhan kami.
    terimakasih dan mohon maaf atas kelancangan kami.

    Hormat kami,

    TENAGA HONORER KANDEPAG KAB.CIANJUR

  • aa hidayat said:

    ass kepada yang terhormat bapak MENPAN
    saya perwakilan dari GBDT jabar, saya mau tanya kapan gaji kita turun dan kpn kami diangkat menjadi CPNS padahal kami sudah mengabdi dari tahun 2005 ke daerah pelosok yang ditempuh dengan jarak 75 km dari rumah kami bahkan ada yang lebih dari kami jarak tempuhnya yang 100km lebih,bgaimana kelanjutannya??
    terimakasih atas perhatiannya, mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dihati.mudah-mudahan bapa selalu diberi kesehatan..

  • GTT KOMITE di pkpBabel said:

    Ass kepada Yth Bapak MenPAN
    Bagaimana dengan kejelasan nasib kami yang mengabdi di GTT tolong didata ulang/ dimasukkan DATABASE. Karena SETIP TAHUN menunggu pengangkatan ,tahun ini ada sedikit harapan dari berita di menpan karena biaya hidup tinggi keb.anak-istri, masih melanjut pendidikan D2/S1 FKIP. mengajar kesekolah pake bensin pak. Ribuan yang senasib seperti kami pak se indonesia. Kami tunggu kabar berita baik selanjutnya. Semoga bapak menpan selalu dalam lindungan NYA dan diberi kesahtan dan Umur panjang.

  • AHMAD said:

    kepada Yth. Bapak Taufik Effendi Menpan RI

    satu hal yang sangat mendasar dari Permasalahan Tenaga Honorer Daerah adalah keterbatasan tenaga pegawai termasuk tenaga pengajar yang ada di negeri ini. terlebih lagi, banyak daerah yang sangat memerlukan tenaga pengajar, tetapi kuota untuk formasi PNS guru sangatlah minim. ini adalah PR besar para pembesar negeri beserta pembantunya. Agar terjalin suatu simbiosis, hal yang sangat diharapkan adalah pemerintah jangan lepas tangan terhadap hal - hal mengenai tenaga honorer daerah. Pak…Jangan berpikir panjang, daripada bikin sakit kepala apalagi bisa kena stroke…
    Lebih baik angkat tenaga honorer daerah menjadi PNS secepatnya daripada banyak anggaran yang dimakan oleh para koruptor.

    Insya Allah, Surga buat Bapak ….Amin

  • dewi said:

    kepada
    yth bapak Menpan
    di jakarta

    sy sudah mengabdi jadi ptt di dinkes kab.malang mulai 2006 hingga skg
    tapi sy kok tidak ada info dari dinkes untuk di ajukan pemberkasan cpns..tolong kami pak mentri harap di ingatkan ke dinkes .
    terima kasih

  • Rahman said:

    Yth. Bapak SBY

    sebagai komitmen dan janji kami, untuk tetap memilih bapak menjadi pemimpin di negara ini, kami tenaga honorer non APBD/APBN, mengingat janji dan komitmen bapak untuk melanjutkan program database rekruitmen CPNSD, kami berharap kepada bapak kiranya kami diperhatikan. wassalam

  • EMI SURYATI said:

    Yth. Bapak Presiden RI C.q Menpan C.q Kepala BKN
    Dengan Hormat,
    Kami adalah tenaga honorer Kabupaten Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan yang telah dinyatakan lulus oleh BKN melalui PP 48 Tahun 2005 pada bulan Mei 2007 dan diminta untuk melengkapi persyaratan. Kami melengkapi persyaratan pada tanggal 14 Juni 2007 akan tetapi sampai sekarang kami belum mendapatkan penetapan NIP. Ketika kami tanyakan ini kepada BKN REG VII kami mendapatkan jawaban bahwa SK kami kurang bulan ( 01 Maret 2005 ) sesuai dengan PP 43 Tahun 2007. Padahal PP 43 Tahun 2007 dikeluarkan pada tanggal 23 Juli 2007. Kemudian hal ini juga sudah kami laporkan kepada DPR RI melalui Komisi II dan Presiden RI melalui Mensesneg tapi sampai sekarang kami belum mendapatkan jawaban. Mhn Bapak Presiden untuk dapat mempertimbangkan hal ini karena menyangkut nasib banyak Pemuda harapan Kabupaten Banyuasin,Trims

  • MUH. ROFIAN said:

    MOHON AGAR SECEPATNYA DATA TENAGA HONORER NON APBD/APBN SEGERA DIPLUBIKASIKAN SECARA ONLINE. TRIMA KASIH ATAS KERJA SAMANYA

  • MAKHMUDIN said:

    BETUL MOHON SECEPATNYA DATA BAST YANG ADA DI BKN DI VALIDKAN KEMBALI,KARENA DATA TSB SDH KEDALUWARSA UNTUK DI TAMPILKAN TENAGA HONORER NON APBD/APBN DAN BISA DILIHAT KALAYAK UMUM SECARA ONLINE.TRIMA KASIH

  • elis setiawati Se said:

    harapan saya hanya satu tenaga honorer cepat di angkat,apalagi saya berada di posisi lembaga pendidikan yang sangat kurang tenaga pendidiknya,bagaimana nasib anak anak didik kita dimasa yang akan datang apabila tidak sungguh sungguh mendapatkan ilmu dari gurunya.

  • iwan said:

    kapan realisasinya…?jgn cm obral janji trus…seharusnya sdh saatnya hidup para guru2 HR ini diperhatikan.udh bnyk dr mrka yg mengabdi pd negara lebih dari 5thn sdngkn untk kesejahteraan mrk ja gak prnh dprhtikan…bnyk dantra mrk jg sdh brrumah tangga,pnya ank jg.jgn nt mw menganggkat mrk tdk krn hnya alasan tersndung dgn Permen ato PP yg udh ada…wakil rakyat sekarang memang banyak yang tidak bisa diberi amanat…

  • Aceh- Ambon said:

    Bpk Menpan yth: Saya mohon Kepada Bapak Menpan tlg diperhatikan kembali nasib para CPNS Departemen Keuangan Aceh dan Ambon yang pernah diangkat menjadi CPNS khusus daerah komplit yang pernah diberhentikan,agar dapat di aktifkan kembali, demi keluarga kami yang kami beri nafkah dengan ini kami memohon kepada Bapak agar dapat dipertimbangkan kembali.

  • ansori said:

    PAK MENPAN Tolong SEMUA TKK di pemerintah Kab. Garut diperhatikan agar diangkat menjadi PNS…Tidak untuk komunitas kelompok TKK tertentu. kami sebelum menjadi TKK sudah menjadi tenaga sukarelawan cukup lama.

  • windy said:

    Temen-temen honorer yang sabaryo, saya juga GTT. kita tawakal aja allah pasti punya jalan lain kalau kita usaha. ok.Semoga kita semua berhasil.

  • suryadi said:

    Yth. Pak Menpan Saya Tenaga Honorer Tahun 2005 SK Walikota dan Digaji dari APBD, sewaktu pendataan saya ikut namun sekarang saya belum juga diangkat sementara teman teman lain yang sama sama memiliki SK tahun 2005 sudah diangkat. alasan BKD bahwa kami Saya belum terdata di Database, jadi Pendataan Waktu tahun 2005 untuk apa……? dan apa solusinya apa kami masih bisa untuk diangkat menjadi CPNSD. pak Menpan NAsib kami ada ditangan Bapak, Mohon Bantuan Bapak, Kalo kami ngurus di Daerah Kami yang ada hanya kata “NANTILAH” itu terus yang saya dengar dari BKD.

  • Subaranto said:

    SIAPKAN BOM BERIKUTNYA………!!!!

  • risma said:

    bpk menteri yth,dua hari terakhir ini teman saya yang satu angkatan masuk pemberkasan, sk saya dari maret 2004 di uin syahid jakarta, dan saya sdh tanya staf bapak (menpan) hampir 2 th yg lalu, saya sdh ke depg pusat dan bkn, singkat cerita sampai skrg saya sendiri yang blm msk database kata sdm ditempat saya bekerja ini saya blm ckp masa kerja dan usia kritis, bertolak belakang dgn yang dijelaskan oleh staf bapak, kata mereka database di uin dan depag menolak data saya, dimana masalahnya ? kalau mmg diprogram knp diberikan program yg blm dimutakhirkan penggunaannya, krn ada bbrp instansi contohnya uin bandung bs mendata karyawannya yang usia kritis dan br saja bbrp bulan bekerja setelah pp 48 itu dan bisa dimasukkan ke dalam database, ini kan berarti ada niat baik, dan klu di uin mereka selalu mengatakan saya tdk ikut tes pns bbrp tahun yang lalu, saya heran tdkkah mereka lihat pp nya dimana disebutkan bukan melalui tes tapi jalur pengangkatan langsung yang pernah diumumkan oleh bapak sby? tolong jembatani saya pak, kalau mmg saya berhak bukankah ini zalim namanya? saya sulit mengkomunikasikan ini krn mereka ttp dengan pendapatnya, apa yg hrs saya lakukan?dan bgmn nasib saya selanjutnya? dengan janji dan komitmen bapak tlg saya pak, nanti saya khawatir saya disarankan tes pns lagi pdhl usia semakin kritis, dan lagi saya punya hak untuk diangkat langsung, skali lagi mohon bantuan pihak bapak, terimakasih.

  • wina said:

    saya kagum dengan ketegasan bapak mengenai honorer ini. yang ingin saya tanyakan, apa saja syarat untuk dapat di angkat menjadi PNS dari honorer tersebut? apakah ada sangkut pautnya dengan usia si honorer? terima kasih

  • Saprudin said:

    Kepada Yth
    1. Menpan
    2. Mendiknas
    3. BKN
    4. Gubernur dan Waka Gubernur Jabar

    Dengan Hormat,
    Saya adalah Guru Honorer SMKN 1 Kedawung Kabupaten Cirebon, nama Saya sudah ada dalam Database BKN Kelahiran Cirebon 9 September 1973 dan sudah ada di pengumuman daftar nominatif CPNS Formasi 2006, saya dibiayai APBN tahun 2003-2004. Tapi BKD kabupaten cirebon masih belum menerima saya untuk diangkat karena masa kerja di biayai APBN cuma 2 tahun, tolong bantunya
    karena sampai sekarang tidak ada kejelasan CPNS
    Saya harus datang ke mana lagi
    sudah datang ke BKN di lempar ke BKN Bandung, Datang Ke bandung di lempar ke Cirebon Lagi , Di Cirebon Tetap begitu saja, datang ke LPMTPK jakarta disriuh ke cirebon lagi, terus terang saya lelah harus berbuat apa

    HP. 085224775792
    Email : Aq_sapru@yahoo.com

    Terima kasih

  • bara said:

    usul kepada BPK yang terhormat. dalam penerimaan CPNS thn 2008 kemarin banyak terjadi kejanggalan yaitu universitas yang tidak terdaftar kok diterima lucunya dari universitas terbuka juga dietrima. katanya dulu hanya dari universitas yg terdaftar saja yang boleh daftar ini khusus dari PGSD yang sekarang ini lagi tren dan menjamur. klao tahun ini lebih diperketat dalam seleksi administrasinya bagaimana?. bapak yang terhormat, univesitas yang terdaftar tersbut setiap tahunya mengeluarkan calon-calon guru yang profsional kenapa tidak ambil dari situ saja?. bagai mana jadinya seorang murit diajar oleh guru yang mengenyam pendidikan yang tidak relefan dalam kegiatan belajarnya.. terimaksih semoga dapat menjadi pertimbangan, sekian

  • Waloen said:

    Pak saya mau tanya kejelasan masalah NIGB. NIGB itu fungsinya untuk apa, dan bagaimana cara pengajuannya?Sekian terima kasih

  • reza said:

    Pak Menpan…, tolong di fikirkan nasib anak-anak kami yang diharapkan kehidupannya dapat lebih baik dari kami sebagai orang tuanya, karena biaya sekolah sudah mahal (faktanya buku-buku, seragam, termasuk uang tambahan tetap aja ada, sebagai alasannya). Anak kami lulus dengan nilai standar cukup baik tetapi tetap saja harus bayar biaya kuliah masuk perguruan tinggi dengan bayar puluhan juta untuk diterima, seandainya anak kami tidak bisa rangking agar dapat diterima tanpa biaya…lalu apakah anak kami harus jadi pengangguran? menabung dari gaji saja tidak cukup buat kami apalagi kalau tidak dapat penghasilan tambahan,lalu apa solusinya? kalau toh memang harus bayar sebegitu tinggi..,bukan kami tidak mau bayar tapi apakah tidak bisa dicicil (tentu perlu koordinasi dengan mendiknas). Bagaimana dengan hak anak-anak kami yang berhak mendapatkan pendidikan? kalau hal ini terus berlanjut maka berapa banyak anak-anak pegawai pemerintah baik sipil maupun militer tidak bisa keperguruan tinggi? terima kasih atas perhatiannya

  • Rudi Hartono said:

    Ass. Terima kasih atas kesempatannya.

    Bengkulu Selatan, 17 Septemebr 2009.
    Kepada Yth. Bapak Menteri MenPAN
    Di-
    Jakarta, yang berbahagia.

    Dengan hormat,
    Melalui media ini kami, menyampaikan keluhan kami kepada Bapak untuk dapat ditindaklanjuti sebagai berikut :

    1. Kami telah honor di sekolah (SMA negeri) sejak Januari 1999 (lebih kurang 10 tahun, tapi kami tidak bisa mendapttar sebagai tenaga honorer dalam DATABASE, yang konon katanya akan diangkat.

    2. Apak SK yang dikeluarkan oleh Kepala Sekolah tetap tidak diakui oleh Pemerintah atau pejabat di negeri ini. Dan apak juga pemerintah akn berlepas tangan terhadap sekolah termasuk SMA Negeri.(ii kalau untuk masa depan, tapi kalau untuk income pemerintah terus memperhatikannya).

    3. Apak masih ada harapan kami akan di angakat, dan kami telah 3 kali mengurus untuk DATABASE di daerah kami (Kabupaten Bengkulu Selatan, prop. Bengkulu),namun tetap, tetap tidak bisa. Kemungkinan ini sudah indikasi KKN untuk para pejabat daerah, sehingga kami tidak dapat mendaptar DATABASE.

    4. Kalau boleh kami mengusul, untuk pengangkatan Tenaga Honorer didaerah haruslah kebiajakn yang tepat yaitu, harus memperhatikan 3 hal : 1. Lama Mengabdi, 2. Umur, 3. Instansi pemerintah atau swasta. (perhitungannya itu seperti perlakuan PNS,) supayan tidak ada kecemburuan sosial. jangan honor sehari, dua hari sudah diterima jadi PNS dengan melihat, Uang setoran, Anak pejabat (tulang punggung), pokoknya KKN la..

    Terima kasih untuk Pak MenPAN (Taufik Effendi)

    Salam hangat dari masyarakat Bengkulu Selatan, Prop.Bengkulu.

  • cahayadi said:

    yth.bapak menteri aparatur negara,km para honorer phl ini yang belum masuk data base ini, berharap bisa masuk dalam data base kembali tolong impormasinya pak
    .

  • reez said:

    Amin…. smoga bisa cepat terealisasi…

  • ADI said:

    TERIMA KASIH KEPADA PEMERINTAH YANG AKAN MENDATA ULANG TENAGA HONORER YANG BELUM TERDATA DALAM DATABASE,KARENA UNTUK HONORER YANG BEKERJA DI PEMKOT KUPANG-N.T.T YANG SK PENGANGKATANNYA TAHUN 2005 SEMUENYANYA BELUM MASUK DATABASE, APALAGI YANG USIA KRITIS 40 TAHUN KEATAS. TERIMA KASIH ATAS KEPEDULIAN DARI PEMRERINTAH PUSAT DAN DAERAH.

  • citra prakasa said:

    Salut buat pak menpan..
    honorer sudah terbiasa menjalankan pekerjaannya.
    seperti halnya kami para honorer dinas perhubungan pematangsiantar,tugas kami sehari- hari sebagai pemungut retribusi mobil angkutan umum,
    sedikit banyaknya kami sudah berbuat untuk pendapatan daerah dan negara.
    jadi kamilah yg seharusnya diperhatikan.

  • citra prakasa said:

    terimakasih sebesarnya buat pak menpan dan pak SBY yg akan mendata ulang honorer yg belum terdata,maju terus pak,walau kami msh hohorer kami akan selalu mendukung setiap langkah2 mu.

  • ismael said:

    semoga bukan hanya sekedar wacana…kasihan kami yg tenaga honorer.

  • nofrianto said:

    pak mohon realisasnya ya… kasian kt pegawai honor.tolong pengangktn pegawai honor secepatnya…

  • ismail said:

    pak kami sudah didata tahun 2005 tapi kenapa kami sebanyak 146 orang belum masuk databese tolong kami pak………………..

  • ENDIK SETIAWAN said:

    Kami honorer ini yang ada di kabuapten malang ini segera tangani. Kalau ada kenaikan gaji yang senang pegawai negeri kami para sukwan semua gigit jari karena tidak ada kebijakan dari pemerintah. Diberi subsidi aja masih pilh kasih nasib-nasib

  • aang suhanda said:

    di dinas kehutanan dan perkebunan kab. indramayu juga masih ada 11 orang lagi
    yang belum masuk dalam database sedangkan sk pengangkatan rata-rata
    th. 2004 gmana neh ada kejelasan lagi ngga ?

  • haenurdin said:

    saya sebagai tenaga honorer diinstansi pemerintah ( dinas pendidikan ) kabupaten bandung barat. membaca uu dari menpan saya sangat-sangat mengharapkan sekali realisasinya secepatnya.karena saya sudah lama sekali sebagai tenaga honorer kurang lebih 19 tahun…………bahkan sebelumnya saya mengikuti test cpns sudah 5 kali, tapi ngaadahasilnya….dan untuk instansi terkait mohon untuk tidak merekayasa data asli yang ada.sekian terima kasih.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.