KINE Club Gelar Festival Film Indie
Perkembangan film Indie di Malang kian hari kian meningkat. Sineas-sineas muda bergantian muncul ke permukaan. Hal tersebut menarik minat KINE Club (Kelompok Studi Sinematografi) UMM menggelar ajang Festival Film Indie.
Festival yang dikemas dengan tajuk MAFVIE (Malang Film Video Festival) itu didukung Malang Post. Penyelenggaraannya berlangsung selama tiga hari berturut-turur di Dome UMM. Mulai Senin (16/06) sampai Rabu (18/06).
Menurut Eliza Kholifa, Ketua Pelaksana acara itu merupakan edisi ke-5 dalam kepengurusan KINE Club. Tema yang mereka usung ‘Saatnya Mendengarkan Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat lebih peka dengan kondisi di sekitar mereka.
Sebanyak 53 judul film telah masuk ke meja panitia. Setelah dilakukan seleksi ketat, 48 diantaranya dinyatakan lolos kualifikasi. “Penjuriannya sudah berlangsung Minggu (15/6). Pengumuman pemenang akan dilaksanakan Rabu saat penutupan acara,” jelas mahasiswi semester IV Jurusan Ilmu Komunikasi ini.
Ia mengungkapkan, penilaian film dibagi menjadi lima kategori. Yakni fiksi, dokumenter, animasi, video klip, dan video art. Untuk video art, sengaja tidak dilombakan karena masih ada perbedaan persepsi tentang batasan-batasan film jenis ini.
Hardian Adi Wijaya, Ketua KINE Club menambahkan, juri dalam penyelenggaraan terdiri dari tiga orang yang berkompeten dalam bidangnya. Diantaranya, Labbes Widar (Juri FFI 2006), Bowo Laksono (film maker asal Purbalingga), dan Aman Sugandi (Produser Film Ekpedisi Madewa).
Selain menampilkan film-film Indie, acara tersebut juga menayangkan film dokumenter The Conductor dan diskusi dengan Andi Bachtiar Yusuf, sutradara film. Selain itu, pada Rabu hari ini diadakan Workshop Video Klip oleh Anggun Priambodo, yang pernah menggarap video klip band retro Indonesia, Naif. (mp-4/udi/malangpost)
Keywords: film, indie, UMM- Berita Lainnya :
- Pasar Batu Akik di Jalan Majapahit Tetap Eksis Puluhan Tahun
- Lima Reklame Besar Dibongkar Satpol PP
- Tingkat Persaingan CPNS Teknis 1:41, Guru 1:15
- KPPU Sinyalir Malang Berpotensi Pelanggaran Tender
- Kisah 'Kiamat' 2012 Difilmkan, Raup Penghasilan Rp 2 Triliun
- Penghuni Wisma Tumapel Resah, Rektor Buka Komunikasi
- Developmentalisme itu Bohong Besar











http://k1ners.wordpress.com/
blognye dedengkot kine klub malang, klik members of k1ners, cari nama hafez and call him.
perintisnye kine umm
Salam Kenal dari Finger Kine Klub FE - UKSW
Salam kenal dari anak2 Kine Klub UKDW :)
selamat menikmati hobby anda, learning by doing. tapi jangan lupa kuliah broo….
gw dulu dari fak. Hukum, UMM 3. asal lo tau aje broo, IP gw ampe nasakom gara2/. keranjingan banget ngikutin kiners tapi gw nyesel..karena itu jadi cerita bagian hidup gw, nambah pengalaman…en’ nambah bnyk cewe..hehehehe
up’s mksdnye kg ada penyesalan gettuu
KINE KLUB MALANG sekarang gak bertanggung jawab. untuk produksi film kemaren pinjem monitor LCD 8inc + adapter lens. trus LCDnya rusak pas produksi
HAMPIR SATU TAHUN ALAT ITU DIPINJEM BELUM JUGA DI KEMBALIKAN dan yang bertanggung jawab alat itu mbulet terus kalo di tanya.. sekarang malah ngilang. Untung dulu handycam gak jadi di pinjem.
emang setan semua anak kine malang…
Leave your response!
Advertorial
Kurs Dollar-Rupiah BI
Harga Emas US$ per-gram
Ads
Blogroll
Berita Teranyar
Tanggapan
Tag Terpopuler
APBD biaya pendidikan bisnis CPNS demo DPRD guru hukum infrastruktur Jatim kejaksaan kesehatan korupsi KPUD kriminal Lebaran lingkungan lomba pangan parpol pasar PDAM pemilu perda Pertanahan pertanian PKL PNS polisi ponsel proyek PSB rokok RSSA Satpol PP SD sekolah Singosari SMA SMK SMP transportasi UB UM UMMMost Commented