Kapolwil Lepas Pemburu Babi Hutan
Sekitar 170 peserta lomba berburu babi hutan dalam rangka Kapolwil Malang Cup 2008, dilepas secara simbolis oleh Kapolwil Malang, Kombes Pol Drs Syafrizal Ahiar, Jumat pagi. Lomba kerjasama Perbakin Cabang Malang dengan Polwil Malang itu, diawali dengan upacara yang dipimpin Kapolwil sendiri.
“Lomba berburu babi hutan merupakan kegiatan kemanusiaan. Mengapa ? Karena kegiatan yang dilakukan ini untuk membantu petani yang selama ini lahan pertaniannya diganggu babi hutan,” tegas Kapolwil Malang di depan peserta yang sudah siap dengan senjata dan kendaraan Hartop masing-masing.
Salah seorang peserta yang usianya tak lagi muda, 64 tahun, Hendro Hezron dari Mahameru Club mengaku sudah menekuni hobinya itu sekitar 32 tahun lalu.
“Untuk target berburu babi pastinya maksimal. Saya bersama tim mengambil lokasi berburu di Bremi, Kab Probolinggo. Mudah-mudahan, saya menjadi juara untuk kelas terberat,” kata Hendro yang sudah bersiap-siap di atas kendaraan Hartopnya.
Ketua Perbakin Malang, Doddy Moeryantono SH, mengatakan sasaran lomba berburu tidak di kawasan hutan lindung. Masing-masing peserta, bebas menggunakan ‘guide’ selama mencari buruannya. Termasuk, melumpuhkan babi hutan yang dijadikan target.
“Peserta dibebaskan untuk memakai ‘guide’. Namun, sangat dilarang untuk menggunakan bantuan anjing. Begitu juga dengan target tembakan, panitia tidak memberikan batasan. Yang terpenting juaranya yaitu juara terberat (isi perut sudah dikeluarkan) dan juara terbanyak,” kata Doddy.
Sebagaimana diberitakan, lomba berburu tersebut dimulai Hari Jumat sampai Minggu (20/4). Lokasi berburu di semua wilayah hutan di Jawa Timur, tapi yang tidak termasuk hutan lindung. Pihak panitia sendiri membuka empat tempat untuk menimbang binatang buruan tersebut yaitu di Gor-Jember, Probolinggo di depan Radar Bromo, di Skretariat Perbakin Malang, dan terakhir di Lapangan Tembak Brawijaya, Surabaya. (sit/eno) (Sigit Rohmad E, Malang Post 19 April 2008 )
Keywords:- Berita Lainnya :
- Pasar Batu Akik di Jalan Majapahit Tetap Eksis Puluhan Tahun
- Lima Reklame Besar Dibongkar Satpol PP
- Tingkat Persaingan CPNS Teknis 1:41, Guru 1:15
- KPPU Sinyalir Malang Berpotensi Pelanggaran Tender
- Kisah 'Kiamat' 2012 Difilmkan, Raup Penghasilan Rp 2 Triliun
- Penghuni Wisma Tumapel Resah, Rektor Buka Komunikasi
- Developmentalisme itu Bohong Besar

















mau tanya alamay komunitas pemburu malang dimana? saya membutuh kan kulit babi hutan DAWUK
Leave your response!