Penataan Kayutangan sebagai Kawasan Pedestrian Mendapat Dukungan Dewan
Penataan trotoar harus dibuat lebih nyaman dan cantik bagi pejalan kaki. Sekretaris komisi C DPRD Kota Malang, H Pujianto mengatakan, penataan kawasan Kayutangan harus diseriusi. Apalagi sudah mendapat anggaran sebesar Rp 800 juta dari pemerintah pusat.
“Sebab kawasan Kayutangan itu merupakan bagian dari sejarah Kota Malang. Dulu, pusat Kota Malang di Kayutangan. Kawasan Kayutangan sangat terkenal,” kata anggota dewan dari PAN ini.
Dia berharap pedestrian kawasan Kayutangan menjadikan kawasan itu semakin dikenal luas. Bahkan menjadi salah satu ciri Kota Malang. “Karena itu konsep penataannya harus bagus,” harapnya.
Menurut wakil rakyat dari dapil Lowokwaru ini, konsep pedestrian yang harus diperhatikan serius yakni trotoar. Menurut dia, tidak ada salahnya bentuk dan motif trotoar yang akan dibangun dalam proyek pedestrian sama seperti trotoar di depan dan trotoar sisi timur BCA.
“Tidak ada salahnya trotoar yang akan dibangun ulang disesuaikan dengan milik BCA,” katanya. Selain itu lanjut dia, lampu penerangan dengan gaya khas Malang juga harus dibangun di kawasan itu.
Tidak hanya itu saja, penghijauan di kawasan Kayutangan juga harus diperhatikan serius oleh Pemkot Malang. Dengan penghijauan, kawasan yang akan dipercantik lagi itu semakin nyaman bagi pejalan kaki.
Seperti dibertakan sebelumnya, Kabag Humas Pemkot Malang, Dr Ir Drs JE Sulistyono MSi mengatakan pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 800 juta untuk pedistrian di kawasan Kayutangan. Anggaran sebesar Rp 800 juta itu digunakan untuk memperbaiki trotoar di sepanjang Jalan Basuki Rahmat. Selain perbaikan trotoar juga untuk lampu penerang sekaligus lampu hias. (van/lim)(Vandri van battu, MalangPost 17 April 2008)
Keywords: kota-malang, ngalam- Berita Lainnya :
- Pasar Batu Akik di Jalan Majapahit Tetap Eksis Puluhan Tahun
- Lima Reklame Besar Dibongkar Satpol PP
- Tingkat Persaingan CPNS Teknis 1:41, Guru 1:15
- KPPU Sinyalir Malang Berpotensi Pelanggaran Tender
- Potensi Wisata Pemandian Sumberringin di Tumpang
- Kisah 'Kiamat' 2012 Difilmkan, Raup Penghasilan Rp 2 Triliun
- Penghuni Wisma Tumapel Resah, Rektor Buka Komunikasi

















Leave your response!